Pemprov Jatim Antisipasi Arus Balik Toron di Jembatan Suramadu

jawapos | Nasional | Published at 20/07/2021 19:29
Pemprov Jatim Antisipasi Arus Balik Toron di Jembatan Suramadu

JawaPos.com Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan sudah melakukan antisipasi arus balik dari warga yang nekat toron . Toron merupakan kebiasaan atau budaya warga Madura untuk mudik atau pulang kampung ke Madura.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengakui, pihaknya sudah melakukan pencegahan toron . Sebab, dia khawatir Covid-19 terus meningkat bila toron tidak dicegah.

Kemarin antisipasi toron . Misalnya dengan melakukan pengecekan kendaraan. Untuk pengendara yang diduga akan toron saat melewati Jembatan Suramadu, akan kami hentikan dan kami larang melintas, ujar Emil pada Selasa (20/7).

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan antisipasi arus balik. Dia mengapresiasi kinerja dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang telah bekerja hingga malam untuk mengantisipasi warga yang nekat toron . Jadi Jembatan Suramadu bukan disekat (ditutup), tapi laju kendaraan yang dikendalikan. Kami pelototi satu-satu. Kalau misal ada minibus yang angkut banyak warga, kami minta berhenti. Kami tanya dulu, jelas Emil.

Dia mencatat, ada 203 kendaraan, baik roda 2 atau roda 4 yang diminta putar balik atau dilarang melintasi Jembatan Suramadu. Sebab, mereka diduga akan toron.

Mantan Bupati Trenggalek itu memastikan, pengendalian kendaraan tidak hanya berlangsung di Jembatan Suramadu sisi Surabaya, namun juga di sisi Madura. Arus di sana sudah sedikit. Warga tidak banyak yang melintas, tegas Emil.

Namun, Emil juga mengantisipasi kemacetan yang terjadi. Bila memang ada kemacetan, dia berjanji akan meningkatkan pengamanan dari Bangkalan. Meski demikian, menurut dia, tingkat mobilitas atau arus keberangkatan warga ke Madura dari Surabaya tidak begitu tinggi. Sehingga, kemacetan tidak akan terjadi.

Arus keberangkatan ke Madura nggak pada level yang menimbulkan risiko, arus balik kita asumsikan seperti itu. Pengendalian. Antisipasi macet bukan dihalau di Jembatan Suramadu saja. Polres Bangkalan akan antisipasi terus, terang Emil.

Artikel Asli