CdM Indonesia: Panpel Olimpiade Tokyo Terapkan Prokes dengan Baik

limapagi.id | Nasional | Published at 20/07/2021 15:00
CdM Indonesia: Panpel Olimpiade Tokyo Terapkan Prokes dengan Baik

LIMAPAGI - Rosan P. Roeslani, Chef de Mission (CdM) Indonesia, terkesan dengan apa yang dilakukan Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 (TOCOG).

Menurutnya, TOCOG telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial selama berada di Jepang.

Salah satu hal yang ditampilkan TOCOG ialah menyediakan tempat khusus di ruang makan untuk kontingen yang masuk Grup I dan Grup II.

Sebagai informasi, pembagian grup karantina tersebut berdasarkan kasus Covid-19 di masing-masing negara peserta.

Indonesia sendiri berada di Grup II bersama Banglades, Malaysia, Mesir, Uganda, dan Inggris Raya.

"Kami disediakan tempat khusus di lantai dua ruang makan, tetapi itu cuma selama tiga hari awal saja."

"Meja juga dipisahkan satu-satu dengan pelindung. Saat ingin mengambil makanan juga disediakan sarung tangan."

"Jadi, TOCOG memang benar-benar memastikan protokol kesehatan berjalan baik," kata Rosan Roeslani.

Sementara itu, kontingen Indonesia sejauh ini sudah berjumlah total 24 atlet di Perkampungan Atlet setelah kedatangan tim bulu tangkis pada Senin, 19 Juli 2021.

Perinciannya, tim bulu tangkis berjumlah 11 atlet, angkat besi (4), menembak (1), panahan (4), renang (2), dan selancar (1+1 atlet alternatif).

Lima atlet sisanya akan menyusul. Dua atlet rowing dan satu lifter akan bertolak ke Jepang pada Selasa, 20 Juli 2021, didampingi tiga Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), yaitu Indra Gamulya, Rafiq Hakim Radinal, serta Arlan Perkasa Kusuma.

Lalu, sprinter Lalu Muhammad Zohri (putra) dan Alvin Tehupeiory (putri) bakal berangkat pada 24 Juli 2021 bersama Ferry J. Kono, Sekjen NOC Indonesia.

Artikel Asli