LaporCovid-19 Curiga Peran Pemerintah dalam Propaganda Berhenti Baca Berita Covid-19

limapagi.id | Nasional | Published at 20/07/2021 16:05
LaporCovid-19 Curiga Peran Pemerintah dalam Propaganda Berhenti Baca Berita Covid-19

LIMAPAGI - Koalisi warga LaporCovid-19 merespons proganda yang dilakukan segelintir kelompok yang menyerukan warga untuk berhenti membaca dan menyebar berita mengenai Covid-19.

Propaganda tersebut dinilai berbahaya bagi kelangsungan penanganan pandemi di Indonesia, terlebih bisa memperparah pendemi.

Menghentikan informasi tentang Covid-19 bukan jalan keluar. Tindakan tersebut, hanya akan memperparah pandemi, tulis LaporCovid-19, dalam publikasinya di Instagram, Selasa, 20 Juli 2021.

LaporCovid-19 mewaspadai implikasi dari propaganda yang dinilai berbahaya dan berdampak pada usaha penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah akan terhambat.

Selain itu, membutakan warga terhadap penanganan Covid-19.

Karena, tidak terbentuk sense of crisis secara komunal. Akan muncul banyak bentuk pengabaian, tegas LaporCovid-19.

LaporCovid-19 melihat kondisi tersebut nantinya bisa dimanfaatkan pemerintah untuk mengklaim pandemi terkendali dengan dalih menenangkan warga.

Walaupun fakta di lapangan berbanding terbalik.

Menurut LaporCovid-19, tampilannya poster-poster digital berisi ajakan setop menggunggah berita perihal Covid-19 yang tersebar di sejumlah daerah.

Poster tersebut ditemukan mulai dari Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

Poster itu mengatasnamakan warga daerah tertentu yang merasa berita Covid-19 menakutkan dan menurunkan imun. Benarkah poster itu suara publik? tulis LaporCovid-19.

Selain itu LaporCovid-19 juga mencurigai seruan warga menghindari berita mengenai Covid-19 punya desain serupa dan terstruktur.

Poster itu juga memuat latar belakang ciri khas daerah. Penyebarannya yang berlangsung beberapa hari terakhir patut diduga ada upaya terstruktur, tulis LaporCovid-19.

Mirisnya, LaporCovid-19 juga menemukan sejumlah aparat ikut serta menyebarkan propaganda tersebut.

Artikel Asli