Penyembelihan Hewan Kurban saat PPKM Darurat, Ribuan Petugas Sudah Jalani Swab Antigen

jatimtimes.com | Nasional | Published at 20/07/2021 17:05
Penyembelihan Hewan Kurban saat PPKM Darurat, Ribuan Petugas Sudah Jalani Swab Antigen

MALANGTIMES - Ribuan petugas penyembelihan hewan kurban di momentum Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/tahun 2021 di saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Malang sudah menjalani swab antigen sebagai salah satu penerapan protokol kesehatan.

Wali Kota Malang Sutiaji ketika meninjau Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang terletak di Jalan Kolonel Sugiyono mengatakan bahwa petugas penyembelihan hewan kurban di RPH Malang sudah menjalani swab antigen.

Dan juga penerapan swab antigen berlaku bagi petugas yang melangsungkan penyembelihan hewan kurban di lokasinya masing-masing.

"Ketika dilakukan di tempat ibadah masing-masing maka kemarin sudah kita lakukan swab antigen bagi para panitia jumlahnya kemarin 3500-4000 an yang sudah diswab antigen," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Selasa (20/7/2021).

Sutiaji menuturkan bahwa pelaksanaan swab antigen dilakukan kemarin, karena dalam peraturan yang telah dikeluarkan minimal petugas penyembelihan hewan kurban sudah mengantongi hasil swab antigen negatif Covid-19 minimal 2x24 jam.

Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menyampaikan bahwa pihaknya melakukan peninjauan ke RPH Jalan Kolonel Sugiyono untuk menyaksikan sapi miliknya yang di kurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/tahun 2021.

"Selain saya menyaksikan hewan kurban untuk keluarga kami, juga kami ingin lihat secara langsung bagaimana jaminan sterilisasi, orang yang ada disini sudah pakai swab antigen dan seterusnya," terangnya.

Setelah meninjau langsung proses penyembelihan, Sutiaji menuturkan bahwa dijamin para Juleha (juru sembelih halal) yang melakukan penyembelihan di RPH Kota Malang ini amanah.

"Dijamin bahwa Insya Allah penyembelih di sini istilahnya Juleha ini amanah, sehingga tidak khawatir menyembelih di sini," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang Efiatur Rokhiah mengatakan bahwa untuk momentum Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/tahun 2021 ditengah PPKM Darurat, jumlah petugas penyembelihan hewan kurban turut bertambah.

"Biasanya kita cuma mengoperasikan tujuh tim dengan total petugas ada 21 orang. Kalau saat ini kita bagi 13 tim, satu tim ada empat orang, jadi total ada 52 orang," ujarnya.

Dengan penambahan jumlah petugas penyembelihan hewan kurban lebih dari dua kali lipat seperti biasanya, pihaknya juga menambahkan bahwa juga diterapkan sistem pembagian waktu kerja.

"Ini kita bagi dua shif karena kita maksimal lima jam. Dua shift sudah mulai dari tadi jam lima (pagi, red) sampai sore nanti jam lima," pungkasnya.

Artikel Asli