Wagub DKI Minta Yayasan Pengelola Kremasi Tak Ambil Untung

okezone | Nasional | Published at 20/07/2021 16:48
Wagub DKI Minta Yayasan Pengelola Kremasi Tak Ambil Untung

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta yayasan dan pihak swasta yang mengadakan kegiatan kremasi untuk tidak mengambil keuntungan sedikit pun. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 berdampak pada semua pihak khususnya perekenomian.

Hal itu menanggapi adanya laporan lonjakan tarif kremasi yang diduga bagian dari kartel kremasi jenazah Covid-19 dengan tarif Rp 45-65 juta per jenazah.

"Untuk itu kami imbau kepada yayasan dan swasta yang memiliki tempat kremasi untuk tidak mengambil keuntungan di masa sulit ini, di masa pandemi ini," ujar Ariza kepada wartawan, Selasa (20/7/2021).

Ariza meminta yayasan dan pihak swasta pengadaan kremasi agar menentukan tarif dibatas kewajaran dan terjangkau bagi kepentingan masyarakat.

"Jadi jangan ada lagi yang mematok harga tidak wajat atau berlebihan. Justru harusnya disaat seperti ini kita harus saling membantu saling tolong menolong bukan justru mengambil kesempatan di saat seperti ini," ungkapnya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta, kata Ariza, juga sedang berniat menyiapkan tempat untuk kremasi jenazah warganya khususnya yang terpapar covid-19.

"DKI memang berniat menyiapkan tempat kremasi, ini sedang disiapkan konsepnya dan tempatnya dan sebagainya. Supaya bisa memberikan kesempatan kepada maayarakat dengan harga yang murah. yang baik untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Saat ditanyai kapan waktu untuk membuat tempat kremasi tersebut, Ariza menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah memproses tempat kremasi itu.

"Ini sedang proses," katanya.

Artikel Asli