Cerita Kapten Kirimanto Mau Keluar dari TNI Gegara Syaraf Kaki Terjepit, tapi Diselamatkan KSAD

inewsid | Nasional | Published at 20/07/2021 15:47
Cerita Kapten Kirimanto Mau Keluar dari TNI Gegara Syaraf Kaki Terjepit, tapi Diselamatkan KSAD

JAKARTA, iNews.id - Kapten Inf Kirimanto menceritakan kakinya mengalami gangguan syaraf akibat kecelakaan saat latihan pada beberapa tahun lalu. Dia pun sempat ingin keluar dari TNI karena sedih dan malu.

Namun Kirimanto yang menjabat Kauropslat Siops Bagpamops Setdisinfolahtad menolak untuk menyerah meski mengalami kesulitan berjalan. Pria berusia 46 tahun tersebut mengaku terus menjalani kehidupan karena mempunyai tanggungjawab terhadap istri dan anaknya.

"Sebetulnya hati saya sedih. Tapi saya tidak mau menunjukkan kesedihan saya. Saya enggak percaya diri, saya malu, tapi saya punya tanggungjawab dan saya merasa tentara, saya punya anak, istri, jadi kalau saya keluar tentara masa depan anak saya juga enggak tahu," kata Kirimanto sambil terisak dilihat dari video yang diunggah TNI AD, Selasa (20/7/2021).

Dia menceritakan awal mula kaki merasa kesemutan pada tahun 2016 lalu saat berdinas di Disinfolahtad. Salah satu anak buahnya bernama Sersan Dodi berinisiatif memberikan informasi bahwa sang istri bekerja di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Akhirnya Kapten Inf Kirimanto berangkat ke RSPAD untuk memeriksakan diri. Dimana hasil pemeriksaannya menyatakan kalau syaraf bagian kakinya terjepit.

"Akhirnya saya diantar ke sana (RSPAD) untuk periksa. Setelah dirontgen, saya MRI, singkatnya hasilnya kata analisa dokter saya urat kejepit," tuturnya.

Sementara singkat cerita Kirimanto bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa. Ketika itu dia ditegur Andika karena melihat kakinya sulit berjalan.

"Akhirnya singkat cerita KSAD ngasih petunjuk, ternyata Bapak KSAD baik sekali perhatian sekali memang itu. Saya terima kasih sama KSAD, terima kasih saya enggak terhingga mungkin," katanya.

Usai bertemu Jenderal Andika, Kirimanto menjalani proses operasi di RSPAD Gatot Soebroto hingga pulih seperti sedia kala.Seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan dalam pemantauan tim dokter.

"Sebetulnya saya ingin sembuh, ingin sehat. Karena saya pengen liat masa depan anak saya juga, ingin ngerawat anak juga. Akhirnya saya tunjukkan, biarin aja saya yang susah kalian jangan susah, walaupun keadaan saya seperti ini tapi saya mampu makanya saya tidak pernah mengeluh," katanya.

Artikel Asli