Kurban Kaleng, Inovasi Baitulmaal Muamalat di Masa Pandemi

republika | Nasional | Published at 20/07/2021 15:43
Kurban Kaleng, Inovasi Baitulmaal Muamalat di Masa Pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggaran Idul Adha 1442 H tahun ini hampir sama seperti tahun lalu, masih berada di tengah pandemi Covid-19. Seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) mengadakan program kurban prioritas dengan distribusi hewan kurban dalam bentuk rendang kaleng atau #SmartkurbanKaleng.

Direktur Eksekutif BMM,Novi Wardi mengungkapkan, #SmartkurbanKaleng bisa menjadi solusi terbaik di masa pandemi seperti saat ini. BMM membantu para mudhahi (pekurban) yang ingin menunaikan ibadah kurbannya dengan tetap aman.

Sebab prosesnya diserahkan langsung kepada BMM sehingga mudhahi bisa tetap di rumah saja dan terhindar dari potensi paparan Covid-19. "Selain itu, pendistribusian daging kurban pun bisa tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Novi dalam keterangan, Selasa (20/7).

BMM akan mendistribusikan daging kurban kaleng tersebut ke daerah terluar, miskin, dan terdampak bencana yang ada di Indonesia. Tercatat lebih dari 10.000 daging kurban kaleng telah dikemas dan siap didistribusikan yang merupakan amanah dari para mudhahi, baik yang berasal dari perorangan, korporasi, dan komunitas lainnya.

Salah satu korporasi yang juga berkontribusi pada kegiatan kurban BMM tahun ini yaitu Bank Muamalat. Jajaran direksi dan juga karyawan dari Bank Muamalat turut berpartisipasi dengan berkurban melalui BMM. Tercatat sekitar 1.900 daging rendang kaleng dari para mudhahi Bank Muamalat telah siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Artikel Asli