Simak Lur! Ini 4 Cara Ngecek Jeroan Hewan Kurban yang Layak Konsumsi

ayosemarang | Nasional | Published at 20/07/2021 13:40
Simak Lur! Ini 4 Cara Ngecek Jeroan Hewan Kurban yang Layak Konsumsi

TEGAL BARAT, AYOSEMARANG.COM -- Perayaan Iduladha memang selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban sendiri biasanya berupa sapi, kambing, domba, dan unta.

Namun, ternyata ada sejumlah hal yang harus dipahami oleh panitia penyembelih juga masyarakat, khususnya terkait kelayakan organ dalam hewan kurban atau jeroan agar aman dikonsumsi.

Dokter hewan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal, drh Sri Kristiani, membagikan tips memeriksa jeroan hewan kurban yang layak konsumsi. Berikut tipsnya;

1. Hati

Hati menjadi salah satu organ dalam yang disukai oleh sebagian masyarakat. Namun, hati juga memiliki risiko bahaya jika dikonsumsi dengan kondisinya yang rusak atau bercacing.

Menurut Kristin, masyarakat bisa memeriksanya dengan menyayat hati sapi atau bisa juga dengan melihat warnanya.

"Dilihat kasatmata sebenarnya bisa, kalau warnanya tidak merah tua dan banyak corak putih-putihnya itu sudah dipastikan bercacing. Tapi kalau warnanya masih bagus, masyarakat bisa menyayatnya dulu untuk memastikan ada cacingnya atau tidak," katanya.

2. Paru-paru

Untuk organ dalam paru-paru, Kristin mengatakan masyarakat bisa memeriksa kelayakannya dengan memotong sedikit bagian paru-paru. Kemudian, potongan tersebut dimasukkan ke dalam air.

"Kita tinggal potong sedikit bagian pucuk paru-paru, kemudian dimasukkan ke dalam air. Jika mengambang, itu artinya paru-paru masih layak dikonsumsi," terangnya.

Bisa pula dengan meremasnya, jika empuk maka artinya kondisinya masih bagus.

3. Limpa

Selain hati, limpa juga merupakan salah satu organ yang patut diwaspadai. Hal itu guna mengetahui hewan kurban tersebut menderita anthrak atau tidak.

"Nah, kalau limpa bisa dengan membelah di bagian atasnya. Kalau bagian dalamnya muntah atau keluar, itu artinya bengkak. Maka hewan tersebut menderita anthrak," jelasnya.

4. Jantung dan Ginjal

Sama halnya hati, jantung dan ginjal juga patut diwaspadai adanya cacing di dalamnya. Masyarakat bisa membelahnya untuk memastikan itu.

"Kita tinggal belah bagian jantung dan ginjalnya. Kalau di dalam ada cacing, kita buang. Dan itu masih bisa kita konsumsi. Tapi kalau hati yang bercacing, itu tidak aman untuk dikonsumsi," ucapnya.

Artikel Asli