Tips untuk Mengatasi Peretasan Akun Media Sosial

jawapos | Nasional | Published at 20/07/2021 13:25
Tips untuk Mengatasi Peretasan Akun Media Sosial

JawaPos.com -- Sebagian besar aktivitas harian dilakukan secara daring pada era digital seperti sekarang ini. Dari bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berbelanja, semua bisa dikerjakan via daring.

Hal ini tentunya membawa banyak manfaat dan kemudahan. Namun, menjaga keamanan dan kenyamanan saat berinteraksi secara daring juga menjadi tanggung jawab setiap orang.

Pernah mendengar tentang sejumlah orang yang mendadak kehilangan akses ke akun media sosial (medsos) semisal WhatsApp, setelah menerima chat dari kasir minimarket? Atau pesan di Instagram atau Facebook dari kerabat yang tiba-tiba minta dikirimkan uang atau membagikan tautan mencurigakan?

Buat yang awam, dua contoh tersebut adalah modus phishing yang ingin membajak (hacking) atau mengambil alih akun seseorang dengan cara penipuan. Hal tersebut merupakan kejahatan dunia maya yang perlu diwaspadai.

Ada banyak teknik dan modus phishing. Umumnya, teknik penipuan ini berupaya memengaruhi sisi emosional agar terpancing ke dalam jebakan, atau berpura-pura menjadi seseorang yang kita kenal lalu meminta uang atau menawarkan bantuan tertentu.

Menanggapi hal ini, raksasa platform medsos Facebook memberikan beberapa tips sederhana. Yang dapat dilakukan agar terhindar dari jebakan phishing, di antaranya adalah mengganti kata sandi akun secara rutin dan tidak memberikan detail login akun kepada siapa pun, hindari menerima permintaan pertemanan dari orang tak dikenal, dan laporkan ke Facebook (phish@fb.com) jika menerima e-mail atau pesan yang mencurigakan.

Lalu, bagaimana kalau sudah terjebak modus phishing dan akun telah diambil alih atau di-hack pihak tak bertanggung jawab? Simak tips dari Facebook berikut ini agar Anda dapat memperoleh kembali akses ke akun Anda:

Facebook
Pertama, laporkan kejadian tersebut melalui tautan ini: http://www.facebook.com/hacked. Isi laporan dengan alamat email dan nomor ponsel yang digunakan saat mendaftar atau membuat akun Facebook.

Untuk sementara waktu, Anda mungkin tidak dapat mengakses akun. Tidak perlu khawatir, pastikan Anda telah mengisi laporan dengan data-data yang benar. Selama proses verifikasi data, Facebook akan meminta Anda untuk mengirimkan foto kartu identitas, seperti KTP atau SIM. Facebook akan mengirimkan notifikasi melalui email apabila akun Anda telah berhasil dipulihkan.

Instagram
Sementara di Instagram, cara memulihkan akun yang diretas mirip-mirip. Pertama, laporkan kejadian tersebut melalui tautan help.instagram.com. Ketika laporan kamu telah disampaikan ke Instagram, mungkin akunmu akan terlihat hilang. Ini merupakan salah satu langkah Instagram untuk memastikan bahwa akun Anda benar dibajak.

Periksa email yang digunakan untuk membuat akun secara berkala. Instagram akan mengirimkan email yang meminta pengguna untuk mengisi formulir dan menyertakan data diri, seperti foto atau KTP. Proses verifikasi umumnya membutuhkan waktu 4-7 hari. Instagram akan memberikan konfirmasi melalui email jika akun sudah pulih.

WhatsApp
Terakhir untuk WhatsApp, jika mengalami peretasan akun, pertama segera lakukan verifikasi dengan masuk ke aplikasi WhatsApp dan masukkan nomor ponsel yang terdaftar. Selengkapnya mengenai cara verifikasi nomor dapat dilihat di sini: http://faq.whatsapp.com/android/verification/verifiying-your-number . Setelah verifikasi, Anda akan menerima kode 6 angka via SMS. Masukkan kode tersebut ke aplikasi WhatsApp.

WhatsApp biasanya akan meminta kode Autentikasi Dua Langkah. Namun jika pengguna belum mengaktifkannya, akses kembali ke WhatsApp akan diterima tujuh hari setelah proses verifikasi nomor.

Panduan lengkap seputar menjaga keamanan dan privasi di ranah online bisa dilihat pada buku Panduan Konsumen Anti-Ribet, hasil kolaborasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Artikel Asli