Pengantar Hewan Korban Jadi Korban Pelemparan Batu di Kendal

ayosemarang | Nasional | Published at 20/07/2021 12:36
Pengantar Hewan Korban Jadi Korban Pelemparan Batu di Kendal

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Teror pelemparan batu yang menyasar mobil bak terbuka masih saja terjadi. Bahkan di saat hari raya iduladha aksi pelemparan batu seakan tidak berhenti.

Sebuah mobil bak terbuka yang hendak mengantar hewan kurban menjadi sasaran aksi pelemparan batu ini. Pikap dengan pelat nomor polisi G-8047-AC mengalami pecah kaca depan setelah dilempar batu Selasa 20 Juli 2021 pagi.

Sopir pikap, Sumpeno (41) mengaku, aksi teror yang ia alami terjadi di Jalan Raya Kaliwungu Desa Sumberejo Kecamatan Kaliwungu. Saat itu, Sumpeno bersama temannya baru mengantarkan kambing kurban milik tetangganya di Mangkang.

Saat hendak pulang ke Desa Magersari Kecamatan Patebon, kaca mobil pikap Sumpeno dilempar benda oleh orang tak dikenal hingga pecah.

Jam 06.00 pagi tadi. Tiba-tiba kaca mobil saya pecah terkena benda, duggg gitu terkena benda. (Kaca) depan dan belakang pecah, terangnya.

Sumpeno tak mengetahui pasti siapa yang melakukan pelemparan. Ia juga tak menemukan benda yang dilempar oleh pelaku hingga mengakibatkan kaca mobilnya pecah.

Beruntung, kedua korban dalam keadaan sehat tanpa ada luka serius. Hanya saja, mata kiri Sumpeno terkena pecahan kaca hingga memerah.

Saya sudah 3 kali ngantar hewan kurban tahun ini sebagai jasa antar hewan. Baru kali ini kena musibah. Alhamdulillah tidak ada luka serius. Saya cari batunya, enggak ada, ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Sumpeno dan temannya melaporkan kejadian yang dialami ke Satreskrim Polres Kendal.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Tri Agung Suryomicho saat dihubungi belum menerima laporan adanya pelemparan batu yang dialami armada pengangkut hewan kurban.

Kita terus melakukan patroli untuk mengurangi aksi pelemparan batu dan mencari pelakunya, katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa warga Kendal dan para sopir kendaraan barang. Terlebih, pelaku aksi pecah kaca mobil sampai saat ini belum juga terungkap.

Kita merasa prihatin bersama bahwa di Kabupaten Kendal sudah cukup lama, sampai saat ini pelaku (pecah kaca mobil, red) belum tertangkap, terangnya.

Ia pun mengajak semua masyarakat Kendal agar bisa berkontribusi dengan memberikan keterangan sedetail mungkin kepada aparat penegak hukum. Dengan itu, Basuki berharap kasus ini bisa segera tertangani agar kembali tercipta situasi yang aman dan nyaman di Kabupaten Kendal.

Artikel Asli