WHO Sebut Bakal Ada Varian Covid-19 Baru, Jokowi: Butuh Napas Panjang

jawapos | Nasional | Published at 20/07/2021 11:39
WHO Sebut Bakal Ada Varian Covid-19 Baru, Jokowi: Butuh Napas Panjang

JawaPos.com Mutasi virus Covid-19 diprediksi belum berakhir. Setelah varian Delta mengganas dan muncul varian Lambda, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah memprediksi bahwa masih akan muncul varian-varian lain.

Presiden RI Joko Widodo menuturkan, jika benar varian-varian baru Covid-19 kembali bermunculan, maka peperangan melawan virus ini akan makan waktu lebih lama.

Varian baru ini akan menyebabkan pandemi bisa lebih panjang dari yang kita perkirakan. Artinya, kita butuh ketahanan napas yang panjang, ujar Jokowi di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7).

Oleh sebab itu, Jokowi meminta kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota yang didukung oleh seluruh jajaran Forkopimda, agar semuanya fokus kepada masalah ini baik sisi Covid-19 maupun sisi ekonomi.

Manajemen serta pengorganisasian adalah kunci, dan saya minta semua mesin organisasi dijalankan dengan sebaik-baiknya, katanya.

Kepemimpinan lapangan ini harus kuat di semua level pemerintahan, dari level atas sampai level kecamatan, tingkat kelurahan dan desa, tambahnya.

Jokowi meyakini para kepala daerah bisa mendisplinkan warganya untuk patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga penularan Covid-19 bisa ditekan di daerah tersebut.

Disiplinkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan untuk memakai masker, jaga jarak, dan tidak berkerumun. Masyarakat juga harus tahu cara mendeteksi dini tertular Covid-19, kemudian ke mana memperoleh obat, dan ke mana berkonsultasi, apakah ke dokter atau ke rumah sakit, pungkasnya.

Artikel Asli