Ingin Cepat Distribusikan Daging, Musala Al-Moedjadi di Malang Sembelih Hewan Kurban Sendiri

jatimtimes.com | Nasional | Published at 20/07/2021 10:59
Ingin Cepat Distribusikan Daging, Musala Al-Moedjadi di Malang Sembelih Hewan Kurban Sendiri

MALANGTIMES - Sejumlah Masjid dan Musala di Kota Malang memilih menyembelih hewan kurban sendiri daripada menyerahkan pemotongannya ke Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang. Tujuannya, agar daging kurban bisa segera didistribusikan kepada masyarakat.

Pemotongan sendiri seperti halnya yang dilakukan Panitia Langgar Waqaf Al-Moedjadi Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Selasa (20/7/2021). "Karena kita ingin lebih cepat daging-daging kurban ini segera terdistribusikan kepada masyarakat," kata Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Langgar Waqaf Al-Moedjadi, Ismed Hernowokepada MalangTIMES.com.

Meski melakukan penyembelihan sendiri, pelaksanaannya tetap dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Juga memerhatikan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban 1442 Hijriah/tahun 2021.

"Prokes ketat berupa penggunaan masker, jaga jarak, dan juga kita membatasi jumlah petugas penyembelihan hewan kurban yang masuk ke area penyembelihan hanya lima orang," ungkapnya.

Pihaknya juga menerapkan pembatasan jumlah petugas yang masuk dan masyarakat umum yang akan melihat proses penyembelihan dengan mengunci pintu masuk dan dijaga oleh seksi keamanan.

"Kita ada seksi keamanan untuk menjaga pintu keluar masuk agar masyarakat tidak berkerumun menyaksikan pemotongan hewan kurban. Serta kita lakukan giliran untuk petugas penyembelihan," terangnya.

Terlebih lagi, untuk tempat penyembelihan yang menggunakan tanah lapang di Balai RT. 04/RW. 04, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang termasuk zona hijau Covid-19.

Sebagai tahap pencegahan persebaran Covid-19 di wilayahnya, Ismed menambahkan bahwa sebelum dan sesudah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga dilakukan penyemprotan disinfektan. "Kita harus tetap mensterilkan area penyembelihan hewan kurban," katanya.

Lebih lanjut, untuk jumlah hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah/tahun 2021, Ismed menyebutkan ada dua ekor sapi dan delapan kambing. "Tadi penyembelihan dimulai dua sapi dulu terus lanjut kambing secara bergiliran," tuturnya.

Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Sedangkan untuk penyelesaian penyembelihan hewan kurban ditarget selesai pada pukul 12.00 WIB. Selain dilakukan pada saat teknis penyembelihan, prokes ketat juga diterapkan saat pembagian hewan kurban.

"Kita tidak mau masyarakat berkerumun, jadi dari panitia mengantarkan door to door ke masing-masing rumah warga dengan jumlah 130 Kepala Keluarga," jelasnya.

Artikel Asli