Presiden Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan yang Kuat untuk Atasi Pandemi Covid-19

suarasurabaya | Nasional | Published at 20/07/2021 10:37
Presiden Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan yang Kuat untuk Atasi Pandemi Covid-19

Joko Widodo Presiden meminta para kepala daerah, gubernur, bupati, wali kota fokus pada penanganan pandemi Covid-19 yang melonjak pesat sebulan belakangan.

Dalam situasi darurat, semua pimpinan daerah harus fokus pada penanganan Covid-19, baik sisi kesehatan mau pun sisi ekonomi.

Menurut Presiden, untuk mengatasi berbagai persoalan akibat wabah Virus Corona, butuh kepemimpinan menguasai lapangan, bisa bergerak cepat, dan responsif.

Kepemimpinan lapangan harus kuat di semua level pemerintahan, mulai dari provinsi, sampai tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.

Selain itu, Jokowi selaku kepala pemerintahan meminta semua mesin organisasi dijalankan dengan optimal.

Arahan buat kepala daerah seluruh Indonesia itu dia sampaikan Senin (19/7/2021) lewat konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Saya minta kepada gubernur, bupati, wali kota yang didukung oleh seluruh jajaran forkopimda agar semuanya fokus kepada masalah ini, baik sisi kesehatannya mau pun sisi ekonomi. Manajemen serta pengorganisasian adalah kunci. Saya minta semua mesin organisasi dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kepemimpinan lapangan harus kuat di semua level pemerintahan, dari level atas sampai level kecamatan, tingkat kelurahan dan desa, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden menginstruksikan kepala daerah meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan di sejumlah tempat seperti pasar, pabrik, mal, hingga rumah ibadah.

Kata Jokowi, kunci untuk menekan penyebaran Covid-19 antara lain mempercepat vaksinasi, dan disiplin protokol kesehatan, terutama masker.

Lebih lanjut, Presiden bilang masyarakat juga perlu dapat edukasi tentang cara mendeteksi dini kalau terpapar Covid-19, akses konsultasi dengan dokter, dan cara mendapatkan obatnya.

Terkait aspirasi masyarakat yang meminta kelonggaran pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi, Jokowi menegaskan hal itu bisa dilakukan kalau angka penularan Covid-19 dan pasien di rumah sakit sudah rendah.(rid/den)

Artikel Asli