Tengah Malam Sebuah Mobil Diberhentikan Prajurit TNI, Ini yang Kemudian Terjadi

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 20/07/2021 10:50
Tengah Malam Sebuah Mobil Diberhentikan Prajurit TNI, Ini yang Kemudian Terjadi

JAKARTA - Sekitar pukul 00.15 WIT atau tengah malam, sebuah mobil pick up diberhentikan sejumlah prajurit TNI di pos pemeriksaan Pitewi Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua. Mobil dengan Nopol PA 8072 AP ini membawa 12 penumpang.

Mengutip keterangan Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani yang diterima Koran Jakarta , Selasa (20/7), setelah diperiksa, sembilan orang dari 12 penumpang mobil diduga anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

"Sembilan orang tersebut mengantongi kartu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM)," kata Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani dalam keterangannya.

Sementara tiga orang penumpang lainnya, kata Letkol Erfani, dilepaskan. Tiga penumpang yang dilepaskan ini merupakan warga yang tinggal di Kampung Skofro.

"Dalam pemeriksaan, selain menemukan kartu anggota TPNPB-OPM, petugas juga menemukan dokumen tertulis tentang kegiatan yang dilaksanakan pada 1 Juli di Markas Victoria, Papua Nugini," ungkap Letkol Erfani.

Letkol Erfani menambahkan, sembilan orang yang diduga anggota TPNPB-OPM ini telah dimintai keterangan lanjutan oleh Satgas Intelijen. Mereka dan barang bukti yang telah disita kemudian diserahkan kepada pihak Polres Keerom untuk proses lebih lanjut.

"Kami akan terus berusaha mencegah terjadinya pelanggaran lintas batas negara, keluar masuknya barang-barang ilegal serta mempersempit ruang gerak anggota TPNPB-OPM dengan melaksanakan pemeriksaan rutin di setiap pos-pos," kata Letkol Erfani.

Artikel Asli