Selama PPKM Darurat Jakarta, Penumpang Angkutan Umum Turun Drastis

jawapos | Nasional | Published at 20/07/2021 10:39
Selama PPKM Darurat Jakarta, Penumpang Angkutan Umum Turun Drastis

JawaPos.com Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat jumlah pengguna transportasi umum selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mengalami penurunan. Jumlahnya bahkan terbilang drastis mencapai 53,95 persen.

Dalam perkotaan tidak hanya bus ya, MRT, LRT juga TransJakarta dan KRL itu turun sebesar 53,95 persen jumlah penumpangnya. Artinya telah terjadi penurunan mobilitas warga dari sisi penggunaan angkutan umum yang signifikan, kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (20/7).

Penurunan juga terjadi di kategori penumpang angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Dari pendataan di 4 terminal resmi di Jakarta yang melakukan pemberangkatan bus, penumpang jumlah turun mencapai 65,05 persen.

Seperti contoh di Terminal Pulogebang kemarin ada satu harian memberangkatkan 1 penumpang, bahkan tidak ada penumpang yang berangkat, imbuh Syafrin.

Atas dasar itu, Syafrin menilai masyarakat sudah banyak yang memiliki kesadaran tinggi, dengan tidak melakukan mobilitas saat PPKM Darurat. Kondisi ini dinilai positif dalam rangka menurunkan penambahan kasus Covid-19.

Kendati demikian, tidak dipungkiri masih ditemukan oknum nakal yang nekat mengangkut penumpang tidak sesuai dengan aturan PPKM Darurat. Oleh karena itu, petugas di lapangan akan terus melakukan penindakan kepada para oknum tersebut.

Memang ada beberapa travel gelap mereka mencoba untuk melakukan aktivitas dan ini kami bersama-sama dengan rekan-rekan Ditlantas Polda Metro Jaya, melakukan penertiban, pungkas Syafrin.

Artikel Asli