Cakupan Vaksinasi Sukabumi Termasuk yang Tertinggi di Jabar

republika | Nasional | Published at 20/07/2021 04:03
Cakupan Vaksinasi Sukabumi Termasuk yang Tertinggi di Jabar

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Sukabumi masih yang tertinggi di Jawa Barat (Jabar). Di mana berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional/KPC PEN per 16 Juli 2021 menempatkan Kota Sukabumi menempati peringkat ketiga cakupan tertinggi vaksinasi Covid-19 di Jabar.

''Kota Sukabumi masih menempati peringkat ketiga cakupan vaksinasi Covid-19 tertinggi di Jawa Barat,'' ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati, Senin (19/7). Data dari KPC PEN per 16 Juli 2021 menyebutkan untuk dosis ke satu Kota Sukabumi telah mencapai sebanyak 29.50 persen dan dosis dua sebanyak 11.78 persen.

Sementara posisi pertama cakupan vaksinasi tertinggi masih ditempati Kota Bandung dengan dosis satu sebanyak 34.70 persen dan dosis dua 18.99 persen. Peringkat kedua yaitu Kota Cirebon dosis satu 33.46 persen dan dosis dua 16.78 persen.

Sementara posisi ke empat setelah Kota Sukabumi yakni Kota Banjar untuk dosis satu 29.20 persen dan dosis kedua 11.03 persen. Untuk posisi kelima yakni Kota Bogor dosis satu 26.20 persen dan dosis kedua 14.34 persen.

Di sisi lain, jumlah warga yang divaksinasi Covid-19 di Kota Sukabumi terus mengalami kenaikan. Berdasarkan laporan data vaksinasi Kota Sukabumi sampai dengan 18 Juli 2021 menyebutkan warga yang telah divaksin dosis pertama mencapai sebanyak 74.373 orang.

Rinciannya jumlah Tenaga Kesehatan dan penunjang yang telah divaksinasi sebanyak 4.009 (120 persen) dan petugas publik divaksinasi sebanyak 24.136 (131 persen). Jumlah lansia divaksinasi sebanyak 9.562 orang (35 persen), masyarakat umum dan rentan divaksinasi 36.666 (19,8 persen).

Selanjutnya, jumlah warga yang sudah divaksinasi dosis dua sebanyak 30.940 orang. Rinciannya, jumlah SDM Kesehatan divaksinasi : 3.595 orang (107,6 persen) dan petugas publik divaksinasi sebanyak 18.073 orang (98,4 persen).

Berikutnya jumlah lansia divaksinasi dosis dua sebanyak 5.216 orang (16,6 persen) dan masyarakat umum dan rentan divaksin sebanyak 4.056 (16,6 persen).

Artikel Asli