Digempur Pandemi, Minat Berkurban Masyarakat Tegal Masih Tinggi

ayosemarang | Nasional | Published at 13/07/2021 15:11
Digempur Pandemi, Minat Berkurban Masyarakat Tegal Masih Tinggi

TEGAL, AYOSEMARANG.COM -- Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, tampaknya tak menurunkan minat masyarakat untuk berkurban di Iduladha 1442 H/2021.

Hal itu terlihat dari penjualan hewan kurban di salah satu rumah peternakan di Kota Tegal. Sepekan jelang Iduladha, sudah menjual ratusan hewan kurban, seperti kambing, sapi dan domba.

"Alhamdulillah dari stok 500, sudah terjual 400 ekor untuk kambing dan domba. Sapinya juga sudah ludes terjual semua, 21 ekor," kata Jaka Purnama, pemilik Peternakan Amanah, Selasa 13 Juli 2021.

Ia menilai, minat masyarakat untuk berkurban masih tinggi. Artinya, tidak tehalang adanya pandemi Covid-19, meski memasuki tahun kedua.

"Kalau minat saya rasa masih tinggi. Sekarang yang terkendala paling karena ada PPKM Darurat, jalan-jalan ditutup," ucapnya.

Selain itu, masyarakat yang memesan jasa pemotongan hewan juga lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum adanya pandemi.

"Sekarang banyak pemesanan jasa potong hewan kurban. Kalau sebelum ada pandemi ada 10 orang, sekarang ada 20-an orang. Karena kan sekarang aturannya dibatasi. Kemudian tidak boleh menimbulkan kerumunan," bebernya.

Menurutnya, harga hewan kurban di peternakannya masih stabil dari tahun-tahun sebelumnya.

Untuk harga kambing dijual dari mulai Rp2,3 juta sampai Rp4,5 juta per ekor. Sementara domba dijual dengan harga Rp2 juta sampai 4,5 juta per ekornya.

Sedangkan sapi dijual dengan harga Rp19 juta sampai dengan Rp26juta per ekor.

Artikel Asli