Dzulhijah Sebagai Bulan Penempaan Umat Islam

republika | Nasional | Published at 13/07/2021 15:05
Dzulhijah Sebagai Bulan Penempaan Umat Islam

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ustaz Ahmad Rifa'i Rf'an mengatan Dzulhijah menjadi bulan penggemblengan diri bagi umat Islam. Karena Dzulhijjah bulan yang dipilih oleh Allah untuk menempa jiwa hamba-hambanya yang beriman dengan beragam perintah.

"Misalnya di bulan Dzulhijah ada puasa sunah tarwiyah dan Arafah tujuannya untuk menempa jiwa agar tak kalah oleh nafsu," kata Ustaz Ahmad Rifa'i Rf'an dalam bukunya "Bahkan Tuhan Pun Berkurban".

Pada bulan Dzulhijah ada perintah kurban yang bisa menempa hati agar memiliki kepedulian sosial. Momentum Idul Adha ini agar kita kembali mencerna kedahsyatan kisah Ibrahim dan Ismail yang meneladankan pengabdian bersejarah.

"Serta beragam keutamaan lain yang bertebaran di dalam bulan suci Dzulhijah," katanya.

Semua itu mengerucut pada satu tujuan, yaitu agar orang-orang beriman memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi, yaitu taqwa. Namun sayangnya, ternyata setelah Dzulhijah demi Dzulhijah telah kita lewati tak juga membuat jiwa kita bertumbuh kadar taqwanya.

"Sebelum Dzulhijah dan setelah Zulhijah ternyata tak menunjukkan perbedaan sikap yang signifikan. DZulhijah hanya mampir lewat setiap tahun tanpa mampu membekaskan pelajaran apa pun di jiwa," katanya.

Padahal kata Ustaz Ahmad Rifa'i Rif'an,Bulan Dzulhijah merupakan salah satu waktu yang dimuliakan oleh Allah. Karena pada waktu tersebut Allah mewajibkan suatu amalan khusus bagi orang-orang beriman dan tidak ada di waktu selainnya.

Tentang Dzulhijah, Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam kitabnya Fathul Baari : "Mengapa 10 hari pertama bulan DZulhijah diistimewakan adalah karena pada hari-hari tersebut merupakan waktu berkumpulnya ibadah utama yaitu sholat, saum, sedekah, dan haji. Tidak ada seperti itu pada waktu yang lain."

"Dalam sejarah bnyak kejadian penting yang terjadi tepat pada bulan Dzulhijah," katanya.

Bulan Dzulhijjah menurutnya menyimpan begitu banyak misteri. Ada yang dikuak langsung secara eksplisit oleh Allah melalui literatur agama ada pula yang membutuhkan kerja keras dan usaha manusia untuk mengungkap misteri lain yang terkandung dalam bulan Dzulhijah.

Artikel Asli