PPKM Darurat, Wali Kota Blitar Percepat Penyaluran Rastrada

jatimtimes.com | Nasional | Published at 13/07/2021 14:21
PPKM Darurat, Wali Kota Blitar Percepat Penyaluran Rastrada

BLITATIMES -Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai menyalurkan bantuan Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) tahap kedua. Penyaluran dipercepat karena Kota Blitar masuk salah satu daerah yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penyaluran Rastrada tahap kedua dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Blitar, Santoso di kantor Kelurahan Sananwetan, Selasa (13/7/2021). Acara dilaksanakan secara protokol kesehatan ketat dengan dihadiri sedikit penerima manfaat sebagai simbolik. Jumlah warga Kota Blitar yang menerima Rastrada sekitar 9.800 di tiga kecamatan.

Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan Rastrada adalah program yang setiap tahun dijalankan oleh Pemkot Blitar. Rastrada diserahkan kepada penerima manfaat setiap bulan. Setiap bulan, warga yang masuk kategori Rastrada mendapatkan bantuan 10 kilogram beras.

Beras Rastrada ini adanya hanya di Kota Blitar. Daerah lain tidak ada. Sebenarnya penyaluran tahap kedua ini bulan Agustus. Namun karena situasinya PPKM Darurat dan masyarakat banyak yang istirahat di rumah, maka penyaluran tahap kedua ini kita percepat dan kita salurkan di bulan Juli ini sebanyak 40 kilogram. Penyaluran kali ini untuk jatah bulan Mei, Juni, Juli dan Agustus, kata Santoso.

Orang nomor satu di Kota Blitar berharap Rastrada yang dibagikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat khususnya beban hidup di masa pandemi Covid-19. Dia pun berjanji kedepan Pemkot Blitar akan terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya kalangan wong cilik.

Bagi warga yang belum tersentuh Rastrada akan disentuh bantuan yang bersumber dari program Kementerian Sosial (Kemensos) yakni BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan. Nantinya kami juga akan menyalurkan bantuan dari Kemensos dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Maupun PKH. Oleh karena itulah, khusus yang PKH datanya sudah ada di Kemensos. Jangan sampai warga menerima dobel. Kita dari pemda berupaya agar seluruh masyarakat bisa menikmati bantuan ini disaat kita menjalankan PPKM Darurat, pungkas Santoso.

Artikel Asli