JPPI Minta Pemerintah Dukung Kebutuhan PTM Terbatas, Bukan Cuma Pidato

jawapos | Nasional | Published at 13/07/2021 12:31
JPPI Minta Pemerintah Dukung Kebutuhan PTM Terbatas, Bukan Cuma Pidato

JawaPos.com Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa-Bali serta sebagian wilayah di luar Jawa-Bali memaksa sektor pendidikan untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sementara yang tidak masuk zona PPKM, diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji pun mengingatkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) untuk membantu satuan pendidikan dalam menyelenggarakan PTM terbatas. Banyak sekolah yang belum siap, menurut saya pemerintah pusat dan pemda perlu turun ke lapangan dan mendampingi sekolah, jelas dia kepada JawaPos.com, Selasa (13/7).

Saya lihat dinas-dinas (kesehatan dan pendidikan) itu tidak mendampingi sekolah, terutama sekolah swasta yang situasinya sangat sulit sekali. Banyak anak yang SPP tidak bayar dan drop out sehingga pemasukan sekolah swasta ini seret, tapi Juli harus dipaksa tatap muka, imbuhnya.

Oleh karena itu, dia meminta pemda turun tangan membangu kebutuhan sekolah. Kalau tidak paham soal prokes dan 3T, perlu diajarkan semua. Untuk fasilitas prokes juga perlu di- support melalui APBD, sambungnya.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan pendampingan. Bukan hanya memberikan arahan tanpa bimbingan.

Sekolah mana yang sudah siap itu diceklis dan sekolah yang belum siap didampingi sampai siap. Jangan sampai hanya dikumpulkan dipidato, itu bukan pendampingan, itu khotbah, pungkas Ubaid.

Artikel Asli