Anggaran Atlet Tetap Jalan, Targetkan Prestasi Olimpiade Tokyo & Paris

jawapos | Nasional | Published at 13/07/2021 12:20
Anggaran Atlet Tetap Jalan, Targetkan Prestasi Olimpiade Tokyo & Paris

JawaPos.com Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memaklumi alasan penundaan SEA Games 2021 karena kasus Covid-19 yang terus melonjak di beberapa negara, termasuk Vietnam dan Indonesia. Rencana kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 21 November sampai 2 Desember 2021.

Adapun untuk anggaran kepada para atlet dan pelatih akan tetap diberikan guna menjaga serta peningkatan prestasi olahraga. Anggaran tersebut tidak hanya untuk pelatnas di SEA Games, namun juga event lainnya.

Anggaran itu diberikan secara umum dan itu bisa dugunakan untuk event apa saja. Nah itu digunakan untuk kegiatan mana dan kemana itu tentu di dalam perencanaan administrasi tidak ada masalah. Dan di dalam penganggaran kita juga harus mempersiapkan diri untuk Asian Games dan Asian Para Games (2022), jelasnya dalam telekonferensi pers, Senin (12/7).

Di awal saya sudah sampaikan sebagian besar atau cabor-cabor itu akan ikut juga di Asian Games. Nah, kita jalan saja secara paralel tetapi tidak akan terjadi double pengangguran karena kita nggak mau itu, kita jaga betul itu, sambungnya.

Terlebih, saat ini Indonesia sudah punya Desain Besar Olahraga Nasional dengan sasaran utamanya adalah prestasi di olimpiade. Disisi lain, seusai Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar 23 Juli-8 Agustus nanti, pada tahun 2022 Indonesia harus mengikuti kulifikasi untuk Olimpiade Paris 2024.

Jadi olimpiade itu menjadi sasaran utama kita dan ini adalah kali yang pertama. Nah sehingga untuk Asian Games, SEA Games dan kejuaraan-kejuaraan yang di bawahnya itu kita jadikan sebagai sasaran antara dan sekaligus untuk menguji kekuatan kita untuk masuk ke olimpiade, bebernya.

Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menpora yang sudah menegaskan bahwa berbagai cabor tetap akan melakukan pelatnas meskipun SEA Games ditunda.

Sehingga kami bersyukur para anggota kami di Komite Olimpiade Indonesia yang tahun depan cukup sibuk dengan banyak sekali kegiatan diantaranya adalah Islamic Solidarity Games, Asian Indoor Martial Art Games, dan tentunya Asian Games dan Asian Para Games yang selalu ditunggu-tunggu dan merupakan referensi ketika anak-anak (atlet) kita baru saja menjadi tuan rumah di tahun 2018 lalu, ucapnya.

Dia juga mengapresiasi gaya penganggaran Menpora yang berbeda dari sebelumnya, yang kini penganggarannya berdasarkan event olahraga yang diikuti. Apalagi fokusnya adalah prestasi di olimpiade.

Ternyata Pak Menpora ini memang dengan jajarannya yang sejak awal sudah menetapkan olimpiade sebagai sasaran utama. Itu sudah merefleksikan gaya penganggaran, sehingga SEA Games sendiri ditempatkan sebagai bukan spesifik untuk SEA Games tetapi bantuan peningkatan prestasi yang yang bisa dipakai untuk apa saja mengingat event-eventnya banyak, tutup dia.

Artikel Asli