Dorong Gencarkan Aksi Donor Plasma Konvalesen

radarjogja | Nasional | Published at 13/07/2021 12:07
Dorong Gencarkan Aksi Donor Plasma Konvalesen

RADAR JOGJA RB. Dwi Wahyu Budiantoro menjabat dua posisi strategis di lingkungan DPRD DIY. Pertama, menjabat wakil ketua Komisi B. Komisi merupakan salah satu alat kelengkapan dewan. Bidang tugas Komisi B soal perekonomian da dan keuangan. Kedua, Dwi menjadi ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY. Fraksi dengan jumlah kursi terbesar di parlemen.

Dengan dua posisi strategis itu, pria yang tinggal di kawasan Gedongan, Kotagede, Yogyakarta ini kerap menyuarakan hal-hal yang terjadi di masyarakat. Khususnya yang menarik perhatian publik. Salah satunya pemanfaatan dana keistimewaan (danais) untuk penanganan Covid-19.

Kondisi darurat Covid-19 ini harus disikapi pemerintah daerah dengan langkah yang inovatif didukung anggaran danais yang memadai, pinta Dwi kemarin (12/7).

Alokasi danais dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan fasilitas kesehatan. Ini menyusul melonjaknya jumlah warga yang terpapar Covid-19. Mereka sangat membutuhkan penanganan yang cepat, tepat dan segera. Karena itu, Pemda DIY dapat memanfaatkan sejumlah aset daerah guna membangun Rumah Sakit (RS) Darurat. Juga membuat shelter-shelter untuk pasien dengan kategori ringan dan sedang yang rumahnya tidak memungkinkan untuk isolasi secara mandiri.

Tentu disertai dengan perlengkapan kesehatan yang memadai yang disediakan pemerintah daerah, ujar anggota Badan Anggaran DPRD DIY ini.

Lebih jauh diingatkan, danais juga dapat untuk merekrut sumber daya manusia (SDM) baru tenaga kesehatan dan relawan. Mereka dibutuhkan guna mendukung tugas-tugas tenaga medis.

Selain pembangunan RS Darurat dan shelter, Pemda DIY dapat mengalokasikan danais untuk membantu warga yang tengah melakukan isolasi mandiri di rumah. Selama ini mereka yang menjalani isolasi mandiri mengandalkan gotong-royong bantuan dari tetangga kanan kiri. Terutama saat memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun obat-obatan yang diperlukan dalam rangka penyembuhan dan pemulihan.

Dikatakan, penanganan Covid-19 harus mengedepankan prinsip gotong-royong. Terutama peran pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan logistik yang dibutuhkan warga yang terpapar virus korona.

Dengan prinsip gotong-royong, Dwi yakin dapat segera melewati musibah pandemi ini. Di samping itu, dia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika DIY memiliki data seluruh pasien Covid-19 yang telah sembuh. Pemuktahiran
data masyarakat yang terpapar beserta tingkat kesembuhan pasien harus selalu disosialisasikannya ke publik.
Sosialisasi diadakan secara massif agar menjadi panduan masyarakat dalam menghadapi Covid-19, harap anggota dewan tiga periode ini. Dengan demikian, dapat meminimalisasi kepanikan di tengah masyarakat akibat berita-berita hoax yang menyesatkan.

Selain itu, Dwi juga mendorong pentingnya digencarkan aksi donor plasma konvalesen. Yakni donor darah dari masyarakat yang sudah pernah sembuh dari virus korona. Hal ini diperlukan agar dapat membantu masyarakat lain yang sedang berjuang melawan Covid-19. Itulah semangat gotong royong yang juga kita butuhkan, harap dia. (kus)

Artikel Asli