Legislatif Dorong Pemkot Malang Lakukan Vaksinasi Covid-19 Secara Door to Door

jatimtimes.com | Nasional | Published at 13/07/2021 09:09
Legislatif Dorong Pemkot Malang Lakukan Vaksinasi Covid-19 Secara Door to Door

MALANGTIMES - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Malang cukup mencuri atensi. Terbukti, dalam beberapa minggu terakhir ini banyak dari masyarakat yang rela mengantre sejak pagi di fasilitas kesehatan untuk mendapat suntikan vaksin.

Bahkan, ada pula yang sampai harus rela gigit jari lantaran kehabisan kuota vaksinasi. Hal ini nampaknya menjadi perhatian berbagai pihak, salah satunya dari Fraksi PKS DPRD Kota Malang.

Dengan antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat di wilayah Kota Malang, kiranya percepatan vaksinasi perlu dilakukan secara terkonsep dan tepat sasaran. Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman.

Menurutnya, program vaksinasi yang secara nasional sudah dilaunching oleh Presiden Jokowi, perlu dilakukan percepatan dengan konsep yang tepat.

"Ada banyak cara yang bisa di lakukan, tetapi perlu di konsep agar bisa terlaksana dengan efektif dan efisien," ujarnya.

Apalagi, kata Fuad, jumlah penduduk di wilayah Kota Malang sebanyak 800 ribu jiwa yang terbagi di 5 wilayah Kecamatan dan 75 Kelurahan. Sehingga, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang didorong melakukan proses percepatan vaksinasi bisa secara menyeluruh dan serentak di masing-masing wilayah.

"Maka perlu pengajuan jumlah vaksin yang cukup untuk seluruh warga Kota Malang, jika semua sudah ada, maka kami mendorong agar program vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan door to door," imbuhnya.

Pria yang juga menjabat sebagai S Ketua Bidang Polhukam DPD PKS Kota Malang ini menambahkan, dalam hal ini Pemkot Malang juga diminta untuk menambah petugas vaksinator. Hal ini bisa dilakukan dengan menambah relawan vaksinasi Covid-19 dari tenaga kesehatan (Nakes).

Sehingga, harapannya jika semuanya telah siap, pelaksanaan percepatan vaksinasi di masyarakat lebih cepat mencapai target. "Saya yakin, jika kita lakukan secara serentak maka program vaksinasi bisa di lakukan cukup dalam waktu 1 minggu paling molor 2 minggu. Semoga bisa menjadi ikhtiar, usaha untuk mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Artikel Asli