Diminta Tutup, Pedagang Angkringan Ngeyel dengan Petugas

ayosemarang | Nasional | Published at 13/07/2021 09:16
Diminta Tutup, Pedagang Angkringan Ngeyel dengan Petugas

KALIWUNGU, AYOSEMARANG.COM -- Penertiban PPKM darurat di Kaliwungu Kendal berlangsung kisruh, sejumlah pedagang menolak untuk menutup.

Bahkan pedagang angkringan ini sempat bersitegang dengan petugas gabungan. Tidak hanya itu pedagang kaki lima masih kucing-kucingan dengan petugas yang melakukan patroli.

Salah satu pedagang angkringan ini protes dan bersitegang dengan petugas gabungan, dari satgas penanganan covid 19 Kabupaten Kendal yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinas Perdagangan.

Pedagang ini tidak mau daganganya ditutup karena mengaku baru buka pukul 20.00 WIB. Pedagang ini meminta petugas memberi kelonggaran, karena pembeli tidak makan di tempat dan tidak menyediakan kursi maupun tikar.

Saya baru buka pak dan tidak menyediakan kursi untuk makan di tempat semuanya beli dibungkus, kata pedagang tersebut kepada petugas.

Namun petugas Satpol PP tetap meminta angkringan di Kaliwungu ini, untuk mengemasi dagangannya dan menutup karena dalam aturannya semua aktivitas dihentikan pukul 20.00.

Pedagang ini sempat emosi lantaran jualannya masih banyak mengingat baru buka pukul 20.00 WIB setelah toko mulai tutup.

Tidak hanya pedagang yang ngotot untuk tetap berjualan, meski aturan PPKM darurat meminta seluruh aktivitas perdagangan tutup. Sejumlah warga juga kedapatan masih makan di tempat dan dengan santai berkerumun. Petugas pun meminta untuk membungkus makanannya dan kembali ke rumah.

Dengan santainya warga ini tetap menghabiskan makanannya dan ditunggui petugas sambil memberikan imbauan melalui pengeras suara.

Kabag ops Polres Kendal, Kompol Winarno Panji Kusumo mengatakan, terus berupaya semaksimal mungkin menertibkan pedagang kaki lima dan toko yang membandel buka hingga malam.

Kami petugas gabungan akan tetap menertibkan dan meminta untuk menutup usahanya sesuai anjuran dan aturan PPKM darurat, katanya Senin 12 Juli 2021 malam.

Petugas mengaku masih banyak pedagang yang kucing-kucingan dengan petugas, seperti tempat nongkrong yang saat didatangi petugas menutup usahanya dan saat petugas pergi membuka kembali.

Tidak hanya pedagang kaki lima dan toko sepanjang Kaliwungu petugas juga menyisir rental permainan dan warnet. Sejumlah remaja nampak panik dan kaget saat petugas memintanya untuk pulang dan menghentikan aktivitasnya.

Banyak yang tidak menggunakan masker dan oleh petugas diberi arahan serta diberi hukuman fisiki sebagai efek jera.

Kita juga sisir warnet dan rental PS yang ada di ruko Kaliwungu. Disana banyak anak muda yang nongkrong berkerumun dan tidak menggunakan masker, imbuh Winarno.

Petugas juga memberikan masker kepada warga yang tidak mengenkan masker. Penertiban pedagang ini akan terus dilakukan rutin agar mematuhi aturan yang sudah ada.

Artikel Asli