Ironis, 37 Balita Terpapar Covid-19 di Depok

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 13/07/2021 09:23
Ironis, 37 Balita Terpapar Covid-19 di Depok

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat mengungkapkan data sebaran pasien COVID-19 untuk segala kelompok usia termasuk untuk balita tercatat sebanyak 37 terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami tak segan-segan mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 6M. Yakni mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah dan menjaga jarak, kemudian, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama." kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana di Depok, Selasa (13/7/2021).

Data yang dirilis per 12 Juli 2021, kasus positif Covid-19 di Depok terlihat di seluruh kelompok usia, mulai dari balita sampai lansia di atas 80 tahun. Untuk data perkembangan kasus virus Corona terkonfirmasi positif totalnya sebanyak 71.012 orang dan kasus konfirmasi aktif 13.362 orang. Lalu untuk kasus suspek aktif 324 orang serta kasus kontak erat aktif 4.163 orang.

Melihat data yang dirilis pada kelompok usia 0-5 tahun sebanyak 37 kasus, usia 6-19 tahun berjumlah 117 kasus. Lalu, usia 20-29 tahun terkonfirmasi 189 kasus, dan usia 30-39 tahun terdapat 200 kasus.

Selanjutnya untuk usia 40-49 tahun berjumlah 206 kasus, usai 50-59 tahun sebanyak 122 kasus, usia 60-69 tahun terdapat 62 kasus, usia 70-79 tahun tujuh kasus, dan usia lebih dari 80 tahun berjumlah tiga kasus.

Sementara untuk data perkembangan kasus virus Corona atau Covid-19, berdasarkan data yang dirilis per tanggal 12 Juli 2021, jumlah pasien sembuh sebanyak 367 orang.

Jumlah pasien sembuh setiap harinya terus bertambah. Total pasien sembuh menjadi 56.379 orang atau 79,39 persen dan terjadi penambahan juga pada kasus pasien yang meninggal dunia 14 orang. Dengan demikian, jumlah total meninggal dunia menjadi 1.271 orang.

Untuk pasien probabel aktif tidak mengalami penambahan, 17 orang yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat, gagal napas atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Artikel Asli