RSPAD Dirikan Rumkitlap Modern bagi Pasien Covid-19

republika | Nasional | Published at 13/07/2021 07:59
RSPAD Dirikan Rumkitlap Modern bagi Pasien Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Instalasi rumah sakit lapangan (Rumkitlap) Modern Yonkes Divif I/I Kostrad-RSPAD Gatot Soebroto sudah mulai beroperasi, Senin (12/7). Rumkitlap tersebut langsung menerima pasien Covid-19 dengan kategori gejala ringan hingga gejala sedang.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, sebelumnya telah melakukan pengecekan akhir kesiapan operasional rumkitlap ini pada Ahad (11/7). Semua badan pelaksana pusat (Balakpus) yang terlibat dalam pembangunan Rumkitlap seperti Kostrad, RSPAD, Pusziad, Pusbekang dan Pushubad, melaporkan kesiapannya masing-masing.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, KSAD memutuskan rumkitlap tersebut siap beroperasional. Andika pada kesempatan itu juga memerintahkan semua Balakpus yang terlibat dalam pelaksanaan rumkitlap untuk memulai memberikan layanan kesehatan mulai hari ini."Guna memfasilitasi lonjakan pasien Covid-19 yang datang ke RSPAD. Dengan mulai beroperasinya Rumkitlap ini, diharapkan RSPAD dapat semakin maksimal melayani masyarakat, terutama pasien Covid-19," kata Andika, dalam siaran pers, Selasa (13/7).

Hari ini, tepat pukul 08.00 WIB rumkitlap tersebut langsung mulai menerima pasien Covid-19 dengan kategori gejala ringan hingga sedang. Karumkit RSPAD, Letnan Jenderal Albertus Budi Sulistya, secara resmi mengoperasionalkan rumkitlap tepat setelah menggelar apel kesiapan yang dihadiri seluruh tenaga kesehatan dan pendukung yang bertugas di rumkitlap.

Untuk diketahui, meskipun bukan bangunan permanen, rumkitlap modern itu dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit yang mumpuni. Secara total ada 25 tenda yang terdiri dari ruang dekontaminasi, ruang operasi, ICU, ruang perawatan pria dan wanita.

Kemudian, di sana juga terdapat ruang radio, laboratorium, farmasi, IGD, serta posko komando. Selain itu, rumkitlap modern tersebut juga dilengkapi dengan AC, toilet, bahkan jaringan internet.

Sementara itu, dua rekor terkait Covid-19 kembali pecah pada Senin (12/7). Pertama, penambahan kasus positif harian tembus 40.427 orang selama 24 jam terakhir. Kasus harian yang tembus 40.000 per hari sebelumnya sudah diprediksi oleh pemerintah.

Rekor kedua, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 tembus 34.754 orang dalam satu hari terakhir. Angka kesembuhan mencatatkan rekor tertinggi dalam dua hari terakhir.

Sayangnya angka kematian akibat Covid-19 tercatat masih tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan ada 891 orang meninggal dunia dengan status positif dalam satu hari terakhir.

Meski angka pasien sembuh cukup tinggi, namun karena penambahan kasus positif harian masih jauh lebih tinggi maka jumlah kasus aktif Covid-19 secara nasional juga masih mengalami penambahan.

Pada hari ini ada tambahan 4.782 kasus aktif, sehingga total kasus aktif nasional menyentuh 380.787. Jumlah kasus aktif Covid-19 baru berkurang apabila angka sembuh jauh lebih tinggi.

Catatan merah lainnya adalah laju vaksinasi Covid-19 yang rendah. Pemerintah melaporkan, realisasi vaksinasi hanya tak lebih dari 130.000 dosis selama satu hari terakhir. Angka ini jauh di bawah target harian pemerintah, yakni 1 juta suntikan per hari.

Artikel Asli