Volume Lalin di Jakarta Turun 60 Persen Hari ke-10 PPKM Darurat

ayojakarta | Nasional | Published at 13/07/2021 06:11
Volume Lalin di Jakarta Turun 60 Persen Hari ke-10 PPKM Darurat

TEBET, AYOJAKARTA -- Penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atauPPKM Darurattelah berlangsung 10 hari. Regulasi ini disebut telah menurunkan volume lalu lintas (Lalin) di jalanan Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penurunan volume lalin di Jakarta mencapai 61,76 persen.

Angka ini merupakan perbandingan dengan PPKM Mikro di Jakarta yang diterapkan 5-13 Juni lalu.

"Volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 61,76 persen," ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Syafrin menyebut mobilitas warga juga mengalami penurunan berdasarkan data Google.

Rinciannya, pergerakan di kawasan retail dan rekreasi berkurang 27,4 persen, toko bahan makanan dan apotek minus 27,4 persen, taman lebih sepi 22,6 persen, pusat transportasi umum berkurang 25,8 persen, dan di tempat kerja juga berkurang 17,2 persen.

"Di area permukiman bertambah 10,20 persen," tuturnya.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang angkutan umum perkotaan di masa PPKM Darurat.

Regulasi pembatasan kegiatan masyarakat itu mampu memangkas penumpang hingga 515.137 orang per harinya.

"Mengalami penurunan sebesar 46,66 persen dibandingkan saat PPKM Berbasis Mikro 965.779 penumpang perhari," ucap Syafrin.

Penurunan penumpang hampir setengahnya juga terjadi pada pengguna bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Di masaPPKM Daruratini tercatat hanya 2.195 orang yang menggunakannya perhari.

"Mengalami penurunan sebesar 59,12 persen dibandingkan saat PPKM Berbasis Mikro 5.369 penumpang per hari," pungkasnya.

Artikel Asli