Islam Dan Sexual Education (19) Fore-Play Bagi Pasangan Makrokosmos (1)

rm.id | Nasional | Published at 13/07/2021 05:00
Islam Dan Sexual Education (19) Fore-Play Bagi Pasangan Makrokosmos (1)

Secara kodrati, semua makhluk Allah Swt berpasang-pasangan, dan semua pasangan tersebut tentu mempunyai ketentuan dan etikanya masing-masing. Sebagai makhluk yang berpasang-pasangan. Pasangan makrokosmos pun melakukan hubungan intim dan interaktif satu sama lain.

Dalam dunia tasawuf, konsep azwaj dikaji lebih mendalam. Menurut Nasafi, sebagaimana dikutip di dalam The Tao of Islam, Tuhan Yang Maha Mandiri di mana segala sesuatu tergantung kepada-Nya (Allah al-Shamad), dianggap sebagai Zat Yang Wajib Wujudnya (wajib al-wjub), sementara makhluk-Nya disebut zat yang mungkin wujudnya (mumkin al-wujud), karena keberadaannya sangat tergantung kepada kehendak-Nya dan keutuhan dan kelestariannya sangat tergantung kepada interaksi pasangannya.

Mereka juga membagi peran dan fungsi sebagaimana layaknya pasangan mikrokosmos (manusia). Dicontohkan langit dan bumi sebagai pasangan (suami-isteri). Langit memberi atau melimpahkan (al-faidl) dan bumi menerima atau menampung (istifadlah). Menurut Ibnu Arabi dan Jalaluddin Rumi, langit adalah laki-laki dan bumi adalah perempuan. Hubungan antara keduanya sebagaimana layaknya hubungan antara suami-isteri. Langit diumpamakan suami dan bumi diumpamakan isteri dalam kehidupan rumahtangga.

Jika langit hendak melakukan hubungan intim dengan pasangannya, maka diawali dengan mulaabah (fore-play) berupa munculnya awan hitam yang biasanya diiringi dengan kilat dan Guntur bersahut-sahutan, lalu terjadi orgasme berupa keluarnya cairan (air hujan) menembus rahim ibu pertiwi, lalu mengandung dan akhirnya lahirlah anak-anak makrokosmos berupa tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Artikel Asli