Obat Covid-19 yang Gudangnya Digerebek Polisi Dijual 2 Kali Lipat

okezone | Nasional | Published at 13/07/2021 05:00
Obat Covid-19 yang Gudangnya Digerebek Polisi Dijual 2 Kali Lipat

JAKARTA - Selain menimbun obat untuk Covid-19, Azithromycin, gudang PT ASA di Kalideres, Jakarta Barat, juga menjual obat dengan dosis 500 mg itu ke pasaran 2 kali lebih mahal dari harga eceran tertinggi (HET).

"Harga eceran tertinggi itu yang kami temukan seharusnya satu tablet yaitu seharga Rp1.700, tapi kami melihat di sini ada kenaikan harga menjadi Rp3.350," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Senin 12 Juli 2021.

Diketahui, Kementerian Kesehatan sudah menetapkan harga eceran tertinggi 'obat Corona' dalam KepMen Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Dalam Masa Pandemi Covid-19. Namun, ketika polisi mengamankan gudang tersebut, PT ASA diduga mengubah faktur pembelian ke harga normal sesuai HET.

"Jadi, mereka mengubah faktur dari pembelian obat ini pada saat kita amankan dari sisi harga. Yang sudah kita sampaikan di awal harganya menjadi Rp3.350, mereka mencoba untuk menurunkan pada saat kita amankan untuk sesuai dengan harga eceran tertinggi, yaitu Rp 1.700," tuturnya.

Hingga saat ini polisi belum menghitung berapa keuntungan yang diperoleh pemilik dari penjualan obat Azithromycin ini. "Tapi yang jelas tadi ada disparitas harga hampir sekitar Rp1.500 sampai Rp1.700-lah tadi dikali berapa ribu butir tadi tuh kan. Karena ini bisa digunakan untuk 3.000 orang," tuturnya.

Secara umum, sambungnya, orang yang menderita Covid-19 biasanya diberikan 1x1 selama 5 hari. "Dan ini ada 730 boks kali 20 (tablet), kalau tadi kita coba-coba hitung ada sekitar 2.920-an bisa untuk 3.000-an orang lah," tambahnya.

Artikel Asli