Layanan Vaksinasi Mulai Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta

republika | Nasional | Published at 13/07/2021 00:05
Layanan Vaksinasi Mulai Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Kantor Kesehatan Pelabuhan-Kementerian Kesehatan (KKP-Kemenkes) Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (AP II) meluncurkan layanan "Vaksinasi di Bandara" di Terminal 2 dan Terminal 3, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Layanan vaksinasi tersebut yang mulai tersedia pada Senin (12/7).

"Salah satu prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini adalah dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi," kata Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM. MARS., melalui keterangannya, Senin.

"Target kami untuk dapat melakukan vaksinasi 1-2 juta dosis setiap harinya. Untuk itu, kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan, seperti yang dilakukan oleh Kemenkes, KKP, AP II, dan Traveloka untuk menghadirkan layanan Vaksinasi di Bandara ini," ujarnya, menambahkan.

Layanan vaksinasi ini beroperasi setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB pada tanggal 12-25 Juli 2021 dengan menyasar masyarakat umum usia 18 tahun ke atas termasuk lansia, tanpa syarat domisili. Program vaksinasi ini menargetkan 14 ribu penerima vaksin untuk dosis pertama selama 2 minggu periode pelaksanaan.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, juga menyampaikan pentingnya untuk memberikan kemudahan akses vaksinasi kepada masyarakat. Pemilihan lokasi vaksinasi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dinilai tepat mengingat bandara merupakan salah satu pintu keberangkatan dan kedatangan dengan traffic yang cukup tinggi.

"Menghadirkan fasilitas vaksinasi di bandara diharapkan dapat memudahkan orang yang akan melakukan perjalanan untuk melindungi dirinya maupun daerah tujuannya. Tak hanya bagi orang yang melakukan perjalanan saja, kami juga membuka layanan ini untuk masyarakat umum, termasuk masyarakat yang berada di wilayah sekitar bandara, guna mendorong terbentuknya herd immunity di Jabodetabek," kata Agus.

Adapun pemanfaatan teknologi memudahkan masyarakat untuk melakukan registrasi secara daring dengan mengedepankan penjadwalan vaksinasi yang terstruktur guna menghindari penumpukan. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam layanan vaksinasi di Bandara dapat mendaftar melalui daring dengan memilih tanggal dan jam kedatangan.

Artikel Asli