Loading...
Loading…
Sandiaga Uno Resmikan Wisata Sejarah Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja

Sandiaga Uno Resmikan Wisata Sejarah Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja

Nasional | rmol.id | Kamis, 08 Juli 2021 - 22:52

RMOL. Destinasi wisata baru dalam bentuk sejarah dan kebudayaan Indonesia kembali diresmikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Kali ini, Kemenparekraf berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Samosir menghadirkan wisata sejarah dan budaya di kawasan destinasi wisata super prioritas Danau Toba. Hal itu ditandai dengan peresmian situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Sandiaga mengatakan, situs Parhutaan Ompung Tuan Sorimangaraja merupakan suatu warisan sejarah dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Batak. Pasalnya, perkampungan yang dalam bahasa Batak Toba disebut dengan parhutaan ini diketahui merupakan tempat tinggal dari salah seorang leluhur masyarakat Batak, yaitu Ompu Tuan Sorimangaraja. "Dalam silsilah marga-marga Batak, Anak Siraja Batak adalah Guru Tatea Bulan dan Raja Isumbaon. Guru Tatea Bulan bermukim di Pusuk Buhit sebelah barat, sedangkan Raja Isumbaon bermukim di Pusuk Buhit sebelah Timur," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (8/7). "Anak Raja Isumbaon bernama Ompu Tuan Sorimangaraja, dulu bermukim di tempat ini," imbuhnya. Sandiaga mengatakan, dengan diresmikannya situs ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Danau Toba sebagai salah satu dari destinasi super prioritas. Khususnya di sisi pariwisata sejarah yang lekat dengan nilai tradisi, budaya, dan religi. "Nantinya, situs ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kawasan Danau Toba, tujuan wisata sejarah leluhur Batak, serta tujuan wisata minat khusus. Sebagai tujuan wisata leluhur Batak, tempat ini berpotensi menjadi tujuan wisata bagi jutaan orang Batak pada masa yang akan datang," jelasnya. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengungkapkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Samosir dan masyarakat setempat untuk mengelola lokasi ini dengan baik. Ia juga berharap agar lebih banyak situs sejarah dan budaya yang dikembangkan di sekitar Danau Toba. "Kami sangat mendukung dan berharap kedepannya akan semakin banyak ditemukan situs sejarah Batak yang kelak dapat berkontribusi bagi pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba," demikian Sandiaga. []

Original Source

Topik Menarik