Survei Median: 39 Persen Netizen Pilih Pengetatan Total Ketimbang PPKM

Nasional | rmol.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:42
Survei Median: 39 Persen Netizen Pilih Pengetatan Total Ketimbang PPKM

RMOL.Lembaga survei Median melakukan survei di media sosial, yang dimaksudkan untuk menggali persepsi pengguna media sosial Facebook di Indonesia terkait penanganan Covid-19. Salah satunya terkait persepsi netizen terhadap kebijakan pemerintah mengendalikan laju penularan Covid-19.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyampaikan, lebih banyak netizen yang memilih pengetatan total ketimbang PPKM skala Mikro seperti yang diberlakukan di awal lonjakan kasus Covid-19 beberapa pekan lalu.

"Terlihat netizen lebih menginginkan dan setuju langkah pengetatan total atau karantina dengan persentase 39,3 persen ketimbang PPKM Mikro 35,4 persen responden," kata Rico Marbun saat memaparkan hasil survei secara daring, Rabu (7/7).

Ada beberapa alasan netizen lebih menginginkan pemerintah menerapkan kebijakan pengetatan total dibandingkan PPKM Mikro. Misalnya, dianggap menghentikan penyebaran virus (11,9 persen), mencegah peningkatan korban lebih banyak (9 persen), lebih efektif efisien (4,8 persen) dan alasan-alasan lainnya.

Survei ini dilakukan dengan rancanagan Non Probability Sampling. Adapun kuisioner berbasis google form yang disebarkan melalui media sosial Facebook dengan target pengguna aktif Facebook berusia 17-60 tahun.

Pertanyaan disebar secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di akun Facebook di 34 Provinsi. Survei dilakukan 21 sampai 26 Juni 2021.

"Hasilnya terkumpul sebanyak 1.089 responden yang tersebar di 32 Provinsi," tandas Rico.

Rico mengatakan, hasil survei ini dimaksudkan untuk menggali persepsi pengguna media sosial Facebook di Indonesia. Dikarenakan sampel adalah pengguna media sosial, maka survei ini tak dimaksudkan untuk memberi gambaran persepsi populasi secara keseluruhan. []

Artikel Asli