Wali Kota Bima Arya Ikuti Langkah Anies Lakukan Inspeksi Mendadak

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:31
Wali Kota Bima Arya Ikuti Langkah Anies Lakukan Inspeksi Mendadak

JawaPos.com Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dalam sidaknya, Anies merasa kecewa akan adanya pelanggaran, seperti pekerja sektor non esensial yang tetap beroperasi seperti biasa.

Dalam hal sidak ini, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan hal tersebut. Ia menginstruksikan agar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Polres untuk menyidak masyarakat yang melanggar aturan protokol kesehatan.

Bersama Forkopimda, Kapolres kami berputar untuk melakukan tindak pidana ringan, jadi sidak di tempat bagi pelanggar seperti tidak memakai masker dan yang lain, lalu juga kantor yang non esensial tapi buka, kita lakukan tindakan, ungkap dia dalam acara PPKM Darurat Lindungi Keluarga secara daring, Rabu (7/7).

Dirinya juga telah mensosialisasikan kepada aparat penegak hukum agar sektor non esensial yang tetap beroperasi untuk dikenakan tindak pidana. Sebab, dalam kebijakan PPKM Darurat, hanya sektor esensial seperti kebutuhan pangan dan kesehatan yang bisa buka.

Kita sudah koordinasikan kepada aparat penegak hukum sehingga bisa tindak pidana, ujar dia.

Namun, dalam hal melakukan penindakan ini perlu tindakan yang adil. Sebab, perlu juga melihat kondisi masyarakat tersebut dan pelanggaran apa yang dilakukan.

Kita harus akui harus lebih bijak mana yang harus ditindak tegas dan mana yg perlu di edukasi dan diawasi, karena kan tingkat kedaruratan berbeda, ada warga yang tidak bisa makan kalau di suruh tutup, lalu ada masyarakat yang dikerasi pun masih bisa makan dari tabungannya, tutur dia.

Selain itu, bagi masyarakat di luar Kota Bogor tidak boleh masuk ke wilayahnya. Apabila kedapatan hendak masuk ke Kota Bogor tanpa kepentingan apapun, masyarakat akan diminta untuk putar balik.

Semua yg masuk ke kota bogor jika tidak ada tujuan, ini kami minta putar balik, bagi yang bukan bekerja di sektor esensial dan tidak jelas mau kemana, kita minta putar balik. Ini sudah berlaku penyekatan 24 jam di banyak titik, kami pastikan warga dari luar Kota Bogor tidak bisa masuk kalau didapati oleh petugas akan diminta putar balik, pungkasnya.

Artikel Asli