Angkat Ekonomi Kepri, Ansar Prioritas Bangun Infrastruktur

Nasional | barakata.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:21
Angkat Ekonomi Kepri, Ansar Prioritas Bangun Infrastruktur

Barakata.id, Tanjungpinang Gubernur Kepri, Ansar Ahmad masih menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai upaya mengangkat ekonomi Kepri. Prioritas pembangunan infrastruktur tersebut menjadi pokok dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD tahun 2021-2026.

Untuk pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama kita dalam meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya kepulauan, kata Ansar pada sidang paripurna penyampaian RPJMD tahun 2021-2026 di kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (5/7/21) lalu.

Ansar mengatakan, sebagaimana fokus utama pemerintah pada pemerataan pembangunan di Provinsi Kepri, beberapa pembangunan tetap akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.

Seperti pembangunan jembatan Batam Bintan yang diharapkan mampu menunjang perekonomian masyarakat pulau Batam dan Bintan, ujar Ansar.

Tak hanya itu, lanjut Ansar Pemprov Kepri juga akan fokus dalam pembangunan demi penuntasan masalah banjir yang ada di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas.

Nantinya, lanjut Ansar, Pemprov Kepri akan berkolaborasi bersama pemerintah kabupaten kota yang ada di Provinsi Kepri untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Sehingga dengan begitu, melalui pembangunan yang kita laksanakan, bisa menciptakan ekonomi Kepri yang merata, maju serta berkembang, tegasnya.

Isu strategis RPJMD Kepri

Pada kesempatan itu, Ansar mengajak para pemangku kepentingan agar pembahasan Ranperda RPJMD ini dilakukan serealistis mungkin dengan mempertimbangkan kapasitas keuangan daerah yang semakin terbatas. Juga isu-isu strategis daerah yang mendesak untuk diselesaikan.

Adapun isu-isu strategis yang diangkat dalam Ranperda RPJMD Kepri 2021-2026 ini antara lain pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terpuruknya kondisi ekonomi, belum tercapainya standar pelayanan minimal seperti yang diamanatkan oleh beberapa regulasi, sebaran wilayah Kepri yang luas dan terletak di perbatasan membutuhkan akselerasi pembangunan, katanya.

Kemudian belum tereksplorasinya secara optimum potensi kemaritiman, serta terbukanya wilayah Kepri menyebabkan rentannya luruh budaya Melayu, sambung Ansar.

Dari isu strategis tersebut, lanjut Ansar, maka dirumuskan visi pembangunan daerah lima tahun ke depan yaitu Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut maka akan ditempuh melalui lima misi, yaitu percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi Kepri berbasis maritim, berwawasan lingkungan dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat, mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa, ujarnya.

Kemudian melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, dan berorientasi pelayanan, mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur antar pulau guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir, lanjut Gubernur Kepri.

Selanjutnya Ansar menyampaikan dalam rangka meningkatkan akselerasi pembangunan daerah maka diperlukan sinergitas antar stakeholder pembangunan baik dalam lingkup Perangkat Daerah Pemprov Kepri maupun antar daerah Kabupaten/Kota dalam bentuk Kebijakan Pembangunan Cross Cutting.

Kebijakan Pembangunan Cross Cutting merupakan kolaborasi beberapa program prioritas pemerintah daerah yang akan dilaksanakan oleh beberapa organisasi perangkat daerah atau beberapa kabupaten/kota, pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

Artikel Angkat Ekonomi Kepri, Ansar Prioritas Bangun Infrastruktur ditulis oleh YB Trisna dan diterbitkan petama kali di Barakata.id.

Artikel Asli