Tabalong Raih Terbaik III Bidang Kepegawaian di BKN Award 2021

Nasional | apahabar.com | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:14
Tabalong Raih Terbaik III Bidang Kepegawaian di BKN Award 2021

apahabar.com , TANJUNG Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat memberikan penghargaan terbaik III di Bidang Kepegawaian pada Kabupaten Tabalong.

Pengumuman BKN Award 2021 dilakukan bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kepegawaian di Bali secara virtual baru-baru tadi.

Terdapat lima kategori yang diumumkan dalam BKN Award 2021, yaitu perencanaan kebutuhan, pelayanan pengadaan, kepangkatan, dan pensiun (kategori I).

Kemudian, Implementasi SAPK dan pemanfaatan CAT (kategori II), Penilaian kompetensi (kategori III), Implementasi penilaian kinerja (kategori IV) dan Komitmen Pengawasan dan Pengendalian (kategori V).

Dari lima kategori ini, Alhamdulillah Pemkab Tabalong berhasil dinobatkan meraih satu kategori yakni Komitmen Pengawasan dan Pengendalian (kategori V), kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tabalong, H Rusmadi, Rabu (7/7).

Tabalong satu-satunya kabupaten/kota di Kalsel yang mendapat penghargaan ini. Sementara Provinsi Kalsel mendapat penghargaan terbaik I untuk kategori I.

Rusmadi menuturkan, BKN Award ini merupakan bentuk apresiasi BKN dalam upaya pengelolaan ASN.

Penghargaan ini diberikan kepada Kementrian/Lembaga Non Kementrian/Pemerintah Provinsi/Kabupaten dan Kota.

Atas nama Pemkab Tabalong, saya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin dan Pemprov Kalsel yang selama ini memberikan arahan dan bimbingan dan kerjasama yang baik dalam pengelolaan kepegawaian, ucapnya.

Rusmadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Tabalong, dan Sekda sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian atas arahannya selama ini.

Yang tak kalah penting terhadap SKPD serta seluruh ASN yang turut bersinergi dalam menata administrasi kepegawaian yang lebih baik, katanya.

Dengan diraihnya BKN Award 2021 akan menjadi pendorong semangat bagi kami untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, tandas Rusmadi.

Artikel Asli