Kelompok Masyarakat Muara Enim Gugat BPRGS Dibubarkan

Nasional | beritamusi.co.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:45
Kelompok Masyarakat Muara Enim Gugat BPRGS Dibubarkan

MUARA ENIM Kelompok masyarakat yang menamakan diri sebagai Muara Enim Menggugat, melayangkan surat pengaduan kepada Komisi III DPRD Muara Enim tentang Pembubaran Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan (BPRGS). Menindaklanjuti ini, DPRD Kabupaten Muara Enim, melalui Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim melakukan pertemuan dengan Masyarakat tersebut, Senin (5/7/2021) di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kabupaten Muara Enim.

Pertemuan antara Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim dengan Muara Enim Menggugat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim, Kasman didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim beserta Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim lainnya serta Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan (BPR-GS) Kabupaten Muara Enim, Zamanhury didampingi Direktur Operasional, Fauzia.

Koordinator Muara Enim Menggugat Ganef Asmara dalam pertemuan tersebut menyampaikan, dengan tegas apa maksud dan tujuan mereka menyurati serta mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Muara Enim yaitu meminta agar Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim mendukung tuntutan Muara Enim Menggugat untuk membubarkan BPRGS dan menghentikan atau menarik Penyertaan modal yang ada di BPRGS tersebut, karena dianggap selain tidak tepat sasaran, keperuntukannya juga tidak sesuai dengan Visi dan Misi dari BPRGS itu sendiri.

Tuntutan kami ini Bapak /Ibu Anggota Dewan yang terhormat bukan tidak mendasar, tuntutan kami ini adalah sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, silakan Bapak/Ibu Dewan yang Terhormat telusuri, atau tanyakan langsung kepada yang bersangkutan, sampai dimana BPRGS telah mensejahterakan masyarakat Kabupaten Muara Enim (Para UMKM), dalam pengelolaan Uang Rakyat tersebut, sudah berapa besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di berikan BPRGS dalam pengelolaan Uang rakyat tersebut, serta siapa saja orang yang ada di BPRGS tersebut dalam mengelolah uang rakyat, ungkap Ganef dengan tegas.

Menurutnya, dia tidak paham akan aturan yang ada di BPRGS. Kami juga tidak tau bagaimana cara BPRGS mengelola uang rakyat tersebut. Yang kami tau, dan yang kami paham adalah uang rakyat yang dikelola oleh BPRGS tersebut kenapa tidak sesuai dengan keperuntukannya, ujarnya.

Perlu untuk diketahui, bahwa Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui persetujuan DPRD, memberikan penyertaan modal ke BPRGS tersebut adalah untuk membantu warga masyarakat yang ada di Pedesaan dalam bentuk modal usaha melalui UMKM, serta dengan harapan agar dapat menambah PAD Kabupaten Muara Enim, namun kenyataannya itu semua tidak ada, maka dari itu, untuk apa lagi BPRGS ini dipertahankan, sudah bubarkan saja, ucap Ganef.

Direktur Utama BPRGS Zaman Huri pada kesempatan ini secara tidak langsung membenarkan apa yang disampaikan Koordinator Muara Enim Menggugat tersebut, namun dalam kesempatan ini dia menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh management BPRGS sudah sesuai dengan aturan yang ada di Perbankan dan aturan di OJK.

Pembukuan serta setiap transaksi yang ada di BPRGS kita ada laporkan dan diketahui oleh OJK karena, jika tidak dan kemudian hari ada kesalahan sedikit saja terkait pengelolaan uang tersebut, maka kita akan mendapat teguran bahkan sangsi tegas dari OJK, kata Zamanhury.

Terkait tuntutan dari kelompok masyarakat untuk membubarkan BPRGS, pihaknya tidak mau ikut campur lebih jauh dalam hal itu. Dia menyerahkan kepada pihak terkait untuk menanggapi dan memutuskannya, karena ada hal lain yang tidak kami ketahui dalam tuntutan masyarakat untuk pembubaran BPRGS tersebut.

Kalau untuk pengelolaan BPRGS itu sendiri saya yakin tidak ada masalah karena dalam pengelolaan BPRGS tersebut sudah sesuai dengan aturan dan petunjuk dari OJK. Namun disini kita menyarankan agar kiranya BPRGS ini dapat dipertahankan dan berikan waktu untuk kita memperbaikinya, paparnya.

Setelah mendengarkan paparan gugatan Muara Enim Menggugat dan paparan Direktur Utama BPRGS, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim, Kasman mengucapkan trimakasih dan sangat mengaspirasi dan mengucapkan rasa terimakasih atas kepedulian sekelompok Masyarakat ini dalam menyuarakan kepentingan masyarakat serta ikut serta dalam mengawasi pembangunan yang ada di Kabupaten Muara Enim.

Terimakasih atas pertemuan ini dan untuk menindak lanjuti persoalan ini, disini kami meminta waktu untuk kami bisa membahasnya lebih lanjut bersama Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Lieonono Basuki serta Anggota Dewan yang lainnya dan selanjutnya nanti akan kami atur untuk pertemuan dan pembahasan lebih lanjutnya, dengan menghadirkan Komisaris BPRGS serta para pendiri BPRGS itu sendiri, tandasnya. (Rahmad)

Artikel Asli