Medan Perketat PPKM Batasi Operasional Hingga Pukul 17.00

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:25
Medan Perketat PPKM Batasi Operasional Hingga Pukul 17.00

JawaPos.com Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, memperketat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Hal itu untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19, salah satunya yakni pembatasan jam operasional hanya sampai pukul 17.00 WIB.

Namun untuk layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan pukul 20.00 WIB. Pengetatan di bidang pergerakan perekonomian terbatas, seperti operasional tempat usaha, mal, rumah makan sampai jam 5 sore, kata Wali Kota Medan Bobby Nasution seperti dilansir dari Antara Rabu (7/7).

Pengetatan PPKMmikro di Kota Medan berlaku mulai 6 hingga 20 Juli. Penerapan itu dilakukan menindaklanjuti instruksi Surat Edaran Gubernur Sumut Nomor 188.54/26/INST/2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19.

Pada aturan PPKMmikro yang diterbitkan Pemkot Medan tersebut, ditetapkan pembatasan kapasitas pada kegiatan pernikahan dan hajatan, maksimal 30 orang dan tidak diperbolehkan menyediakan hidangan makan di tempat. Kemudian, pelaksanaan kegiatan di tempat kerja atau perkantoran diberlakukan 75 persen WFH dan 25 persen WFO dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Wali Kota mengimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk mematuhi aturan PPKMmikro, guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Sama-sama kita terapkan PPKMmikro ini agar bisa kembali menerapkan kehidupan normal, ujar Bobby.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, Sumatera Utara, menutup sementara tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan dan PPKM berskala mikro. Ada dua tempat usaha yang dapat surat berita acara pemeriksaan dan satu usaha diambil tindakan tegas dengan menyegel tempat usaha, ucap Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Kota Medan Ardhani Syahputra.

Dia menerangkan, ketiga tempat usaha itu, yakni Warung Triboy dan D Teras Food & Drink di Jalan Gaperta, sedangkan tempat usaha yang disegel Gampong Kupie di Jalan Gaperta Ujung. Ketiga tempat usaha itu merupakan pusat nongkrong ataupun berkerumun masyarakat pada malam hari dan menjadi target sasaran operasi yustisi di Kecamatan Medan Helvetia pada Senin (5/7) malam.

Tim Satgas Covid-19 Percepatan Penanganan Kota Medan secara rutin melakukan patroli kesehatan dan pengawasan PPKM berskala mikro sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Medan No.440/5352tanggal 23 Juni 2021.

Kegiatan usaha layanan makan dan minum dalam surat edaran ini, di tempat dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Sementara ketiga tempat usaha itu, masih beroperasi meski jam menunjukkan telah pukul 21.00 WIB, tegas Ardhani.

Artikel Asli