KLU Ingin Renovasi Tiga Pasar

Nasional | lombokpost | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:09
KLU Ingin Renovasi Tiga Pasar

TANJUNG -Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Diskoperindag) dan UMKM KLU berencana melakukan pembangunan sejumlah pasar. Pengajuan pembangunan akan dilakukan pada 2022 mendatang dikarenakan tahun ini tertunda refocusing anggaran.

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag UMKM KLU Edi Jufrin mengatakan, pihaknya berencana mengajukan pembangunan tiga pasar tradisional. Yakni Pasar Tanjung, Pasar Tampes Kayangan, dan Pasar Ancak Bayan.

Master plan yang Pasar Tanjung sudah ada, ujar dia, Selasa (6/7).

Sedangkan untuk Pasar Tampes, penganggarannya sudah dilakukan tahun ini. Namun dalam prosesnya terjadi refocusing sehingga akhirnya anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Makanya tahun ini tidak jadi bangun, tapi kita usulkan lagi, mudahan bisa dianggarkan kembali, sambung dia.

Pasar Ancak Bayan diakui Edi belum pernah mendapatkan bantuan pembangunan. Hal ini disebabkan persoalan tanah yang belum selesai. Namun persoalan ini sudah selesai dan dimenangkan Pemda Lombok Utara.

Sehingga bisa diajukan dan diusulkan untuk pembangunannya, kata dia.

Pasar Tanjung membutuhkan Rp 34 miliar, Pasar Tampes Kayangan Rp 3 miliar, dan Pasar Ancak sekitar Rp 12 miliar. Namun jumlah tersebut masih rencana dan belum ditetapkan.

Kalau ditotal, ada sekitar Rp 49 milliaran kebutuhan untuk tiga pasar ini, jabar dia.

Edi menjelaskan, anggaran untuk Pasar Tanjung besar karena akan dijadikan sebagai pasar sentral atau pasar utama. Pembangunan pasar juga tidak dilakukan tahun ini karena adanya pasar rakyat tematik wisata. Anggaran untuk ini cukup besar, sekitar Rp 80-100 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun untuk pasar tematik tersebut juga belum final karena masih dilakukan pembahasan terkait modelnya.

Makanya saya berharap apa yang kita ajukan nanti mendapatkan respons yang baik dan bisa dianggarkan, tandas dia.

Salah satu warga Tanjung Dwi Karyono menegaskan dukungannya. Dia berharap pasar dibuat lebih bagus dan lebih rapi. Hal ini mengingat Pasar Tanjung ini berada di jantung ibu kota kabupaten.

Karena kalau kondisi sekarang tidak laik di belakangnya itu, kalau hujan becek dan kotor, kata dia. (fer/r9)

Artikel Asli