Aksi Ngamuk-Ngamuk Mas Anies ke Bos Asuransi Biar Kelihatan Kerja, Eh Gak Tahunya Salah Kamar

Nasional | wartaekonomi | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:10
Aksi Ngamuk-Ngamuk Mas Anies ke Bos Asuransi Biar Kelihatan Kerja, Eh Gak Tahunya Salah Kamar

Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan sindiran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang melakukan sidak dengan memarahi pimpinan perusahaan PT Equity Life Indonesia, pada Selasa (6/7).

Menurut dia, Anies salah kamar lantaran perusahaan tersebut merupakan perusahaan asuransi jiwa yang termasuk sektor usaha esensial yang diizinkan bekerja di tengah PPKM Darurat dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Haha Anies, Anies.. Sekalinya pengen keliatan kerja, eh salah kamar. Makanya, sering turun ke lapangan biar tahu pokok masalahnya. Masak perusahaan asuransi kok disuruh bubar ?? Malu, kan?" celetuknya, dalam akun Twitternya, Rabu (7/7/2021).

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa asuransi merupakan lembaga keuangan non bank, sehingga berdasarkan ketentuan PPKM, perusahaan tersebut tidak perlu ditutup.

"Ini yang disidak kan perusahaan asuransi? Asuransi itu lembaga keuangan non Bank, masuk dalam kategori perusahaan yang boleh buka dalam situasi PPKM darurat.. Pencitraan sih oke-oke aja, tapi mbok ya sasarannya benar. Sekalian aja marahin pegawai Bank. Malu ih," cuitnya lagi.

"Sebenarnya gua kasian ma Anies Baswedan. Pengen sih gua bantuin dia bagaimana cara kampanye yang benar.. Cuman ya itu, dia senang dikelilingi para penjilat. Hasilnya ya gitu, sekalinya sidak eh salah kamarNies, anies.. gada lu gak rame," tambah dia.

Diketahui sebelumnya, beredar video kemarahan Gubernur Anies Baswedan yang terlihat sedang memarahi pimpinan perusahaan tersebut.

Perempuan yang dibentak Anies itu tampak hanya terdiam saat Anies mengomelinya. Anies kemudian meminta pekerja untuk menutup kantor dan karyawan untuk pulang ke rumah.

Sementara itu, PT Equity Life Indonesia mengatakan, pihaknya beserta kantor-kantor pemasarannya merupakan perusahaan asuransi jiwa yang termasuk dalam sektor usaha esensial berdasarkan ketentuan Instruksi: Mendagri No, 15 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 875 Tahun 2021 perihal PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

"Untuk itu, kami tetap Membuka Kantor Pemasaran dan layanan di seluruh Indonesia secara terbatas di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM)," kata pihak PT Equity Life, Rabu (7/7).

"Kami memastikan dalam menjalankan aktivitas bisnis maupun operasional selalu mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan termasuk pemberlakuan Maksimum karyawan work from office (WFO) sebesar 50%," sambung dia.

Artikel Asli