Remaja Purbalingga Meninggal Tenggelam saat Mandi di Sungai Gintung

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 11:50
Remaja Purbalingga Meninggal Tenggelam saat Mandi di Sungai Gintung

LIMAPAGI - Andhif, 15 tahun, warga RT 15 RW 6 Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Jawa Tengah, tenggelam saat sedang mandi di Sungai Gintung. Remaja nahas itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, I Nyoman Sidakarya mengatakan Selasa, 6 Juli 2021 sekitar pukul 17.00 WIB, pihaknya mendapat laporan dari BPBD Purbalingga adanya remaja tenggelam di Kedung Curuk, Sungai Gintung.

"Kejadiannya kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, korban sedang mandi di Kedung Curuk Sungai Gintung bersama teman-temannya," kata dia, Rabu, 7 Juli 2021

Siang itu, korban diketahui sedang mandi bersama lima temannya, yakni Ali Candra Mustofa, 15 tahun; Sunan Kalijaga, 26 tahun; Ridho Ferdinansyah, 15 tahun; Galih Pramana, 12 tahun, dan Adit Nurbarkah, 16 tahun.

"Saat sedang asyik mandi, Ali Candra Mustofa melihat teman-temannya terengap-engap seperti orang yang akan tenggelam. Kemudian, Ali Candra Mustofa berusaha menyelamatkan kelima temannya," ungkapnya.

Ali Candra Mustofa hanya bisa menyelamatkan empat temannya. Namun ia gagal saat berusaha menolong Andhif.

Tubuh Andhif terlanjur tenggelam di Kedung Curug Sungai Gintung yang memiliki kedalaman sekitar 7-10 meter tersebut.

Selanjutnya, teman-teman korban melaporkan kejadian ini ke warga setempat, diteruskan ke BPBD Purbalingga dan Basarnas Cilacap. Satu regu SAR beserta peralatan lengkap dikerahkan Basarnas ke lokasi kejadian, untuk membantu proses pencarian korban.

Pascakejadian, lanjut Nyoman, tim SAR gabungan telah melakukan penyelaman secara manual dan melakukan penyisiran sungai hingga tengah malam. Namun belum membuahkan hasil dan pencarian dilanjutkan hari ini.

"Kita lanjutkan pencarian mulai pagi tadi dengan dengan melakukan penyelaman di lokasi kejadian," katanya.

Operasi penyelaman akhirnya menemukan korban di boleran kedung, masih di lokasi tenggelam, dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.

Nyoman menambahkan operasi gabungan pencarian korban melibatkan unsur Basarnas Cilacap, BPBD Purbalingga, TNI, Polri, Satpol PP, SAR Purbalingga, SAR Perwira, RAPI, PMI, Serayu Rescue, Cilacap Rescue, Pramuka Peduli, Bagana dan warga sekitar.

Terima kasih atas bantuan dari kawan-kawan SAR dan warga sekitar di kegiatan pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian ditutup dan unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing, pungkas dia.

Artikel Asli