Sindiran ICW soal Vonis Ringan Pinangki: Selamat Jaksa Agung

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 11:35
Sindiran ICW soal Vonis Ringan Pinangki: Selamat Jaksa Agung

LIMAPAGI - Terpidana kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari, menjadi sorotan kembali lantaran hukumannya dipangkas.

Hukuman Pinangki dipangkas oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang awalnya 10 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara. Ditambah lagi, Kejaksaan tak mengajukan kasasi atas vonis ringan tersebut.

Menanggapi hal ini, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyindir Jaksa Agung ST Burhanuddin.

"ICW mengucapkan selamat kepada Bapak ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung dan jajarannya di Kejaksaan Agung karena telah berhasil mempertahankan vonis ringan kepada Pinangki Sirna Malasari," kata Kurnia kepada Limapagi.id, Rabu, 7 Juli 2021.

Kurnia menilai, MA juga telah sukses menorehkan noktah hitam dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebab, penegak hukum yang mestinya diganjar hukuman maksimal, tetapi hanya divonis 4 tahun penjara.

"Bagi ICW, seluruh penanganan korupsi suap, pencucian uang, dan permufakatan jahat Pinangki hanya dagelan semata," ucap Kurnia.

Menurut Kurnia, banyak celah-celah yang tak mau dibongkar oleh Kejaksaan Agung. Satu di antaranya dugaan keterlibatan pejabat tinggi di instansi penegak hukum yang menjamin Pinangki untuk dapat bertemu dengan Djoko Tjandra.

"Selain itu, dalam proses hukum ini pula publik bisa melihat betapa KPK melakukan pembiaran atas penanganan perkara yang penuh dengan konflik kepentingan," tuturnya.

Sebelumnya, Kejaksaan memutuskan tak mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budisantoso menilai, putusan tersebut telah sesuai.

"JPU berpandangan bahwa tuntutan JPU telah dipenuhi dalam putusan PT [Pengadilan Tinggi], selain tidak terdapat alasan untuk mengajukan permohonan kasasi sebagaimana ketentuan di dalam Pasal 253 ayat (1) KUHAP," kata Riono saat dikonfirmasi, Senin, 5 Juli 2021.

Artikel Asli