IP-Cos UMY Gelar Summer School Program

Nasional | radarjogja | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 11:10
IP-Cos UMY Gelar Summer School Program

RADAR JOGJA International Program of Communication Studies (IP-CoS), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Summer School Program (SSP). Kursus dalam SSP IP-CoS UMY tersebut akan berlangsung selama 12 kali pertemuan. Diadakan selama enam minggu. Dengan rincian, satu pekan dua kali pertemuan. Setiap pertemuan yang dilakukan secara online tersebut berlangsung selama 90 menit.

Meskipun IP-Cos merupakan program studi baru di UMY, namun telah memiliki nama di dunia internasional. Hal ini terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti SSP ini. Mereka berasal dari enam negara. Yakni, Malaysia, Filipina, Nigeria, Thailand, Indonesia, dan Myanmar. Peserta akan mendapatkan sertifikat dan transkrip nilai, ujar Koordinator Summer School Program, IP-Cos, UMY, Dr. Muria Endah S, Rabu (7/7).

Pembukaan SSP, IP-Cos, UMY telah dilaksanakan secara daring pada Rabu, 7 Juli 2021. Opening ceremony daring dilakukan secara simbolis oleh Dekan Fisipol UMY Dr. Takdir Ali Mukti. Program ini diikuti 30 peserta dari enam negara yang tertarik dengan isu media atau Studi Indonesia. Acara ini
merupakan terobosan IP-Cos, Fisipol, UMY untuk mendukung internasionalisasi UMY. Terbukti bahwa IP-Cos UMY mampu untuk mendunia, tegas Takdir saat membuka acara Summer School Program.

Sedangkan Koordinator IP-Cos, Fisipol, UMY, Dr. Yeni Rosilawati mengatakan Summer School Program IP-Cos UMY akan berlangsung hingga 12 Agustus 2021. Meskipun kami menjalankan program ini dalam situasi yang sangat sulit karena pandemi Covid-19, insya Allah program ini akan berjalan dengan sukses, tutur Yeni.

Program Kursus Musim Panas 2021 tersebut bertema Memikirkan Kembali Media dan Keanekaragaman dalam Konteks Indonesia Kontemporer. Indonesia sebagai negara kepulauan dan berpenduduk sekitar 270 juta jiwa, terdiri dari berbagai suku, agama, kelas sosial, jenis kelamin, ras, dan usia. Keragaman tersebut harus dijaga karena berpotensi mengancam perdamaian.

Summer School Program IP-Cos UMY fokus pada isu-isu kontemporer Indonesia tentang media dan keragaman. Kita akan belajar tentang konsep multikulturalisme dan pluralisme. Bagaimana kedua konsep tersebut bekerja di Indonesia. Kemudian studi kasus di media, mulai dari jurnalisme, film, periklanan, terkait dengan beberapa isu tentang kelas, ras, dan suku, agama dan gender. Kita akan mendiskusikan media potensial untuk mempromosikan keragaman dan inklusivitas, ujar Muria.

Sedangkan materi yang akan diberikan di antaranya Pengenalan Keanekaragaman Budaya: Multikulturalisme dan Pluralisme (oleh Dr. Filosa Gita S; Menafsirkan Keberagaman di Media Indonesia (oleh Dr. Tri Hastuti N.R); Penggambaran Kelas di Media Indonesia (oleh Dr. Muria Endah S); Komodifikasi Budaya Islam di Indonesia (oleh Firly Annisa); Pemberitaan Keanekaragaman Indonesia di Media Berita Internasional (oleh Dr. Taufiqur Rahman); dan Bagaimana Media Indonesia Mewakili Kelas Minoritas (oleh Wulan Widyasari).

Ada pula materi Jurnalisme Lintas Budaya (oleh Dr. Fajar Junaedi); Gender dan Periklanan (oleh Dr. Tri Hastuti N.R); Visualisasi Etnis dalam Film Indonesia (oleh Dr. Muria Endah S); dan Mempromosikan keragaman dan Inklusivitas melalui Media Alternatif (oleh Frizki Nurnisya).

Sedangkan peserta di antaranya sedang menempuh studi di Indiana University, Bloomington; Universiti Malaya; De La Salle University; Ateneo De Manila University; University of the Philippines Diliman; Universiti Sains Malaysia; Mindanao State University Iligan Institute of Technology; dan Khon Kaen University. (*/iwa/ila)

Artikel Asli