Hindari Perjokian CPNS, Pemprov Sulsel Gunakan Face Scanner

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 11:43
Hindari Perjokian CPNS, Pemprov Sulsel Gunakan Face Scanner

LIMAPAGI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merencanakan akan memanfaatkan teknologi dalam mengantisipasi adanya perjokian selama proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berlangsung. Salah satunya dalam pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan Imran Jauzi mengatakan, persoalan perjokian ini selalu menjadi hal yang selalu terjadi setiap pelaksanaan ujian SKD. Olehnya, pada pelaksanaan seleksi tahun ini pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan melakukannya dengan protokol yang sangat ketat.

"Aturannya nanti akan disiapkan teknologi pembaca wajah atau face scanner. Jadi secara otomatis dengan pengenalan wajah berbasis teknologi ini dapat dengan lebih mudah mengidentifikasi kesesuaian pendaftar," katanya di Makassar, Sulsel, Rabu, 7 Juli 2021.

Nantinya sistem yang digunakan yaitu bukan lagi dengan mencocokkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pendaftar dengan wajahnya melalui scanner. Tetapi juga mengidentifikasi kesesuaian garis muka pendaftar.

"Sebenarnya untuk meminimalisir perjokian memang tidak bisa dilakukan dengan cara manual. Makanya sekarang kita menggunakan teknologi karena susah sekali kita mengidentifikasi apakah dia joki atau tidak kalau cara dulu masih kita pakai," sebutnya.

Selain itu, seluruh komputer yang akan digunakan peserta ujian harus memiliki kamera. Kamera ini nantinya akan di connect kan pada server untuk mengidentifikasi muka peserta ujian.

"Kita juga tetap masih akan menggunakan alat lainnya. Seperti metal detector, termasuk tidak mempersilahkan penggunaan smartphone selama ujian berlangsung. Intinya kita sedapat mungkin mengevaluasi hal-hal yang pernah terjadi dan mengantisipasinya sebagai bentuk tindak lanjut," tegas Imran Jauzi.

Imran mengaku, meski pada pelaksanaan seleksi nantinya telah disiapkan teknologi khusus. Pemerintah daerah juga tetap masih akan menggunakan cara-cara tradisional. Seperti pemeriksaan manual, antara lain pemerintah KTP, kartu tes, dan sebagainya.

"Ini kita lakukan sebagai bagian daripada penyempurnaan atau sistem berdasarkan pengalaman yang lalu," katanya.

Saat ini proses pendaftaran masih sementara berlangsung. Jadwal pendaftaran CPNS Pemprov Sulsel dan kabupaten dan kota lainnya akan berlangsung selama tiga minggu kedepan atau sejak 30 Juni hingga 21 Juli 2021.

Sementara untuk jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan mulai dilakukan pada 25 Agustus hingga 4 Oktober 2021 mendatang.

Artikel Asli