Viral di TikTok, Begini Tips Kerjakan Skripsi di Masa Pandemi dari Wakil Rektor Unnes

Nasional | ayojakarta | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 10:41
Viral di TikTok, Begini Tips Kerjakan Skripsi di Masa Pandemi dari Wakil Rektor Unnes

TEBET, AYOJAKARTA Skripsi tidak saja menjadi syarat kelulusan dalam perguruan tinggi, namun seringkali juga menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa. Baru-baru ini, pengguna media sosial TikTok dihebohkan dengan video yang mengandung kebaikan hati seorang dosen dalam membimbing skripsi anak didiknya.

Video tersebut dibuat oleh akun @hendi.motivasi yang merupakan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (UNNES), Hendi Pratama. Berdasarkan pantauan Ayojakarta, akun TikTok milik Hendi berisi konten-konten yang cukup edukatif, mulai dari soal skripsi hingga tips agar score TOEFL yang tinggi.

Dalam konten yang berisi tentang skripsi, Hendi mengatakan video-video itu dibuat seiring dengan kegelisahan bimbingan skripsi yang selama ini terjadi antara dosen dan mahasiswa. Terlebih di masa pandemi, dimana dosen dan mahasiswa tidak bisa bertemu secara fisik.

Melalui video tersebut, dia ingin mengatakan bahwa dosen bisa membantu mahasiswa untuk bisa mengerjakan skripsi dengan cepat. Sehingga, diharapkan akan menciptakan sebuah kolaborasi yang proaktif antara dosen dengan mahasiswa.

Padahal orang Inggris bilang, it takes two to tango (berdansa harus dua orang). Begitu Pula skripsi. Melalui video yang viral ini, saya ingin menyampaikan bahwa skripsi harusnya menjadi ruang kolaborasi, dosen dan mahasiswa sama-sama proaktif. Semoga pesan ini sampai kepada para pemirsa Tiktok yang kebanyakan juga para mahasiswa milenial, ungkap Hendi yang juga dosen Bahasa Inggris, dalam Talkshow Komunitas SEVIMA, Selasa 6 Juli 2021.

Berangkat dari video Tiktok viral tersebut, inilah tips sukses bagi mahasiswa untuk mengerjakan skripsi di masa pandemi, ala Wakil Rektor IV UNNES:

1. Pahami Bahwa Skripsi adalah Miniatur Kehidupan

Mengalami sebuah kesulitan merupakan suatu hal yang wajar. Melalui skripsi inilah, kata dia, mahasiswa bisa belajar tentang makna sebuah kehidupan tersebut. Jadi kesulitan dan tantangan yang dialami mahasiswa saat skripsi, nantinya juga akan dialami di kehidupan.

Hendi memberi contoh misalnya ketika mahasiswa mendapat dosen pembimbing killer . Mahasiswa dapat mengambil hikmah bahwa ketika masuk di dunia kerja, bisa saja mendapatkan atasan yang juga killer .

Anggap saja skripsi adalah miniatur kehidupan. Artinya jika berhasil melewati skripsi ini maka akan berhasil dalam kehidupan. Masalah ada mahasiswa yang cepat dan ada yang lambat, ya itu bagian dari miniatur kehidupan, katanya.

2. Jangan Depresi

Menurut Hendi, bagi mahasiswa yang sedang berjuang mengerjakan skripsi untuk tidak merasa depresi. Dia mengingatkan, saat mendapatkan sebuah kesulitan, maka tidak seharusnya mahasiswa merasa depresi yang berkepanjangan.

Kalau mengalami sebuah kesulitan, jangan sampai kamu terus bersedih dan mengalami depresi. Jadikan skripsi ini sebagai proses pembelajaran dalam hidup, pungkasnya.

3. Cari ilmu di lapangan

Tips selanjutnya adalah mencari referensi di lapangan. Dalam pembuatan skripsi, data lapangan sangat diperlukan untuk menambah tingkat akurasi penelitian yang dibuat. Untuk itu, mengambil data di lapangan dan beinteraksi dengan orang yang lebih berpengalaman dapat menambah ilmu untuk para mahasiswa.

Mahasiswa harus ambil data di lapangan dan interaksi dengan orang yang lebih pengalaman. Jangan hanya teori, tapi praktekkan. Misal, belajar bahasa inggris bisa telepon call center di Amerika atau India. Nah disitu bisa langsung dipraktekan, tanpa perlu keluar rumah karena pandemi. Jelas Hendi.

4. Cari ilmu di internet

Menurut Hendi, semua sumber ada di internet namun para mahasiswa harus menyaring, mana yang kredibel dan tidak. Di UNNES, Hendi menejelaskan, sudah ada banyak literatur dalam Sistem Akademik Terpadu UNNES, atau biasa disapa dikenal dengan singkatannya SIKADU.

Sistem tersebut, kata dia, sudah terintegrasi dengan ProFeeder untuk melakukan pelaporan nilai ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Selain itu, sistem tersebut juga berisi banyak literatur yang lebih dari cukup untuk para mahasiswa mengerjakan skripsi.

Selain itu, Hendi menuturkan bahwa media sosial juga bisa menjadi sarana untuk memperoleh ilmu. Misalnya di Tiktok layaknya tempat Hendi mempublikasikan video viral, tidak sedikit konten edukasi tersedia jika mahasiswa mau memilih.

Sebenarnya kita tahu, semua sumber di internet itu ada. Cuman harus hati-hati pilih mana yang kredibel dan tidak. Untuk cari yang kredibel bisa dikonsultasikan dengan dosen pembimbing, update informasi akademik lewat SIKADU, dan banyak platform pembelajaran lainnya, lanjutnya.

5. Jadilah mahasiswa proaktif

Untuk mendapatkan kemudahan dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa harus proaktif dalam menghubungi dosen. Namun menurut Hendi, dosen sendiri juga harus proaktif dalam membantu mahasiswanya dalam mengerjakan skripsi.

Dia mengatakan, dua komunikasi antara dosen dan mahasiswa harus berjalan lancar. Menurutnya, skripsi seharusnya menjadi ruang kolaborasi antara dosen dengan mahasiswa yang sama-sama proaktif.

Artikel Asli