Salim Segaf Al-Jufri Lebih Tepat Berada di Balik Manuver Politik PKS, Bukan Mengemuka

Nasional | sindonews | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 09:36
Salim Segaf Al-Jufri Lebih Tepat Berada di Balik Manuver Politik PKS, Bukan Mengemuka

JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyarankan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak memaksakan kehendak dengan mempopulerkan Salim Segaf Al-Jufri secara massal. Menurut Dedi, ada tokoh lebih populer Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ahmad Heryawan, dan Mardani Ali Sera ketimbang Salim Segaf Al-Jufri.

"Akan lebih mudah mengungkit popularitas dari tokoh yang lebih fresh dibanding tokoh senior. Salim Segaf sudah tepat berada di balik manuver politik PKS, bukan mengemuka," ujar Dedi kepada SINDOnews , Rabu (7/7/2021).

Dedi berpendapat bahwa momentum tokoh di luar ketua umum partai politik (parpol) sangat sulit mengemuka. "Kecuali ada diskresi kebijakan yang memungkinkan Salim Segaf miliki ruang leluasa melakukan konsolidasi publik," tuturnya.

Menurut dia, PKS perlu menghitung kekuatan. Bagaimanapun, lanjut dia, PKS belum masuk parpol yang dominan. "Sehingga, bisa asal menunjuk siapa pun untuk ditawarkan pada publik, PKS harus memulai mengenalkan tokoh yang memang sudah miliki porsi popularitas cukup tinggi dibanding lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya, peserta Musyawarah Majelis Syura IV merekomendasikan agar Salim Segaf al-Jufri memberikan keteladanan nyata di hadapan publik. Musyawarah dihadiri 80 anggota Majelis Syura (forum tertinggi partai) dan dilakukan secara hibrid, daring dan luring, dengan protokol kesehatan.

"Masyarakat perlu tahu bahwa PKS sebagai partai oposisi hadir di tengah penderitaan rakyat. Saatnya tokoh kunci PKS dikenal publik secara luas," kata Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri.

Artikel Asli