Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Libatkan TNI-Polri Atasi Kelangkaan Oksigen Medis

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 09:25
Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Libatkan TNI-Polri Atasi Kelangkaan Oksigen Medis

LIMAPAGI - Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus meminta pemerintah kerahkan aparat TNI-Polri, untuk mengatasi kelangkaan oksigen medis akibat permintaan yang tinggi di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan sebagai langkah konkret pemerintah untuk menjamin ketersediaan pasokan oksigen, sehingga mudah didapatkan masyarakat.

"TNI-Polri juga perlu dilibatkan untuk mengawasi kenaikan harga yang tidak wajar dan menindak spekulan, dengan menjual harga tabung maupun menetapkan harga pengisian oksigen jauh di atas harga wajar. Tidak sepatutnya mengeruk keuntungan di tengah penderitaan masyarakat," kata Guspardi dalam keterangannya, Selasa, 6 Juli 2021.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengingatkan kepada para pengusaha untuk tidak mengambil kesempatan, dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Karena saat ini oksigen medis dan refil tabung oksigen menjadi sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Permintaan gas oksigen semakin meningkat dikarenakan kian mengganasnya kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu daya tampung rumah sakit juga semakin terbatas dan masyarakat banyak yang mengalami gejala sesak nafas dan angka saturasi oksigen di dalam darahnya turun, yang mengharuskan mereka isolasi mandiri di rumah," kata dia.

Atas kondisi tersebut, sambung Guspardi, menyebabkan masyarakat memborong tabung-tabung oksigen yang berujung pada kelangkaan dan kenaikan harga isi ulang tabung oksigen. Bahkan Guspardi memperoleh laporan di beberapa daerah kenaikan tersebut terjadi 3-4 kali lipat dari harga normal.

"Para pengusaha di bidang produksi dan distribusi tabung oksigen medis harus mendukung mobilisasi total untuk penyediaan oksigen medis ini. Alokasi oksigen untuk industri saat ini semestinya dialihkan untuk kebutuhan medis baik di rumah sakit, klinik, puskesmas, maupun di masyarakat umum yang sangat membutuhkan," ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada Satgas Covid-19 mulai dari pusat hingga daerah untuk mengedukasi masyarakat, agar tidak perlu panik dan membeli tabung gas sesuai kebutuhan.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian juga mesti mendorong produksi oksigen medis dalam negeri secara maksimal guna menjamin pasokan kelangkaan gas oksigen medis ini, ucapnya.

Artikel Asli