PKB Target Juara Dua Di Pemilu 2024 Berat, Mau Hasil Pancingan Banyak, Kolam Kudu Besar

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 07:10
PKB Target Juara Dua Di Pemilu 2024 Berat, Mau Hasil Pancingan Banyak, Kolam Kudu Besar

Target Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai pemenang kedua di Pemilu 2024 cukup berat. Sebab, partai yang dikomandoi Muhaimin Iskandar itu harus bersaing dengan Partai Gerindra dan Partai Golkar.

Sekarang, PKB jadi partai papan tengah. Kalau mau naik menjadi partai ranking dua berat, dan ada syaratnya, ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago kepada Rakyat Merdeka , kemarin.

Syarat pertama, jelas Pangi, PKB harus mempunyai figur atau tokoh yang potensial untuk diusung sebagai Capres atau Cawapres di Pemilu 2024. Tetapi, tokoh tersebut harus pasti maju di Pilpres mendatang.

Pertanyaannya, kata Pangi, apakah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang saat ini digadang-gadang sebagai Capres atau Cawapres dari internal bisa diusung oleh partai koalisi.

Kalau nantinya PKB tidak berhasil mengusung kader internal di Pemilu mendatang, maka, target menjadi partai ranking kedua sangat sulit sekali. Bahkan, mustahil target itu bakal terealisasi. Rasanya sulit sekali, ujarnya.

Dengan sistem Pemilu Serentak, maka mengharuskan partai politik mengajukan Capres, jika ingin menaikkan suara. Pangi mencontohkan PDIP dan Partai Gerindra di Pemilu lalu. PDIP jadi juara, dan Gerindra di urutan kedua.

Syarat kedua, gagasan. Apa gagasan dan narasi yang dikembangkan dan ditawarkan oleh PKB kepada masyarakat. Gagasan maupun program akan lebih mendekatkan lagi antara pemilih dengan partai.

Sejauh ini, Pangi mengakui program-program yang ditawarkan PKB cukup banyak dan menarik untuk dijual rakyat.

Ketiga, memperluas basis dukungan. Saat ini, PKB masih mengandalkan lumbung suara Nahdlatul Ulama (NU).

Kalau cuma mengharapkan basis NU saja, maka ruang gerak terbatas. PKB harus menggaet pemilih di luar NU.

Analoginya, kalau mau hasil pancingan lebih besar dan banyak, kolamnya harus lebih besar. Harus bisa mengambil pemilih nasionalis, Islam di luar NU. Saat ini, kolam PKB masih kecil, terangnya.

Menanggapi itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan mengakui syarat agar menjadi partai papan atas harus memperlebas basis dukungan di masyarakat. Karenanya, PKB sedang melakukan komunikasi politik kepada tokoh dan masyarakat di luar NU.

Sangat disadari oleh PKB, makanya kami akan memperluas basis massa dengan merekrut tokoh-tokoh lintas suku agama dan sektoral, kata Daniel, kemarin.

PKB, diakui Daniel, sejak awal didirikan memang sebagai partai terbuka yang inklusif, dan ini akan semakin diwujudkan di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

Ditegaskan Daniel, upaya untuk merekrut tokoh di luar NU, bukan saat ini saja. Tapi sudah cukup lama perekrutan dilakukan.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memasang target tinggi perolehan suara partainya di Pemilu 2024. Minimal, menjadi juara dua. Pemilu 2024, minimal kami juara dua nasional, ujar Cak Imin, saat memberikan pengarahan secara virtual kepada Ketua DPC PKB se-Sulawesi Utara, belum lama ini.

Asumsinya, saat ini PKB terus mendapatkan tren positif, misalnya di sejumlah hasil survei yang tengah menjamur. PKB, katanya, sudah bertengger di papan atas bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra dan Partai Golkar.

Mimpi tersebut, kata Cak Imin, bisa terwujud jika seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan memiliki kepercayaan yang kuat untuk menjadikan PKB sebagai pemenang Pemilu. [REN]

Artikel Asli