Ganjar Bentuk Satgas Oksigen, Kapolda: Kita Kawal Pendistribusian sampai Rumah Sakit

Nasional | ayosemarang | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 06:41
Ganjar Bentuk Satgas Oksigen, Kapolda: Kita Kawal Pendistribusian sampai Rumah Sakit

SOLO, AYOSEMARANG.COM Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk Satgas Oksigen di tengan meledaknya angka Covid-19 di Jawa Tengah.

Pembentukan Satgas Oksigen tersebut mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi dengan memberikan dukungan penuh kepada Pemprov Jateng.

Kapolda mengatakan, keberadaan Satgas Oksigen tersebut bisa menjamin ketersediaan oksigen di rumah sakit dan pengirimannya tidak terlambat. Pernyataan Kapolda tersebut ditegaskan dalam Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan COVID-19 di Wilayah Kota Surakarta di kompleks Stadion Manahan, Solo, Selasa 6 Juli 2021.

"Satgas oksigen ini dibawah kendali Pemprov Jawa Tengah. Tim kami dari Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah masuk di dalam untuk melakukan pengawasan dari produksi sampai distribusi," jelas Kapolda.

Luthfi menambahkan, jajarannya akan melakukan pengamatan, kemudian pendistribusan pengawalan oksigen hingga ke rumah sakit tujuan.

Kita kawal pendistribusiannya hingga ke rumah sakit tujuan, tegas Kapolda.

Di Jawa Tengah, total ada 99 rumah sakit yang menjadi objek dalam distribusi oksigen. Ketersediaan oksigen di rumah sakit tersebut harus aman dan tidak terlambat.

"Kami sudah cek ke produsen oksigen PT Samator. Perusahaan itu sampai membeli oksigen dari Cilegon, Banten dan Gresik, Jatim untuk mencukupi oksigen di rumah sakit Jawa Tengah," urai Kapolda.

Dia mencontohkan, salah satu kasus keterlembatan distribusi oksigen terjadi di rumah sakit wilayah Kebumen. Setelah ditelusuri, penyebab keterlambatan itu karena kelalaian sopir yang ketiduran di wilayah Tegal.

"Saya cari itu sopirnya yang kirim oksigen, kok ora teko-teko (tidak datang-datang), ternyata turu sopirnya (tidur sopirnya) di hotel, akhirnya dipecat. Makanya kalau mau sopir, dari TNI dan Polri banyak sopir," tegas dia.

Dalam Satgas Oksigen ini, pihaknya tidak hanya melakukan pengawalan, tetapi juga proses mendistribusikan oksigen sampai tujuan. Polda Jawa Tengah juga menghimbau pada masyarakat tidak melakukan penimbunan oksigen.

Kita akan cukupi kebutuhan oksigen untuk rumah sakit terlebih dulu, karena pasien Covid-19 membeludak di rumah sakit-rumah sakit, terangnya.

Kapolda tidak menoleransi bagi para oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam masa pandemi Covid-19 ini untuk menimbun obat-obatan maupun oksigen untuk kepentingan pribadi.

Tidak etis sekali saat situasi-situasi semacam ini kalau ada masyarakat kita yang berusaha menimbun barang-barang tadi (oksigen dan obat-obatan), tegas Kapolda.

Kapolda menerangkan bahwa Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus Polda Jateng) telah melakukan mapping untuk mengantisipasi masyarakat yang mencoba untuk menimbun peralatan medis, obat-obatan maupun oksigen yang kini keberadaanya mulai langka.

Artikel Asli