Cek Kenaikan Harga Obat Covid-19, Polisi Sidak Apotek di Surabaya

Nasional | ayosemarang | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 06:26
Cek Kenaikan Harga Obat Covid-19, Polisi Sidak Apotek di Surabaya

SURABAYA, AYOSEMARANG.COM -- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Satresnarkoba Polrestabes) Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor obat dan apotek di Surabaya.

Sidak tersebut bertujuan untuk mengkroscek informasi perihal kenaikan dan kelangkaan obat untuk Covid-19.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri mengatakan, sidak tersebut dilakukan sedari Selasa 6 Juli 2021 ke sejumlah apotek di Kota Surabaya. Ada belasan apotek yang dikroscek satu persatu terkait harga, stok, dan pendistribusian obat-obatan selama pagebluk.

"Untuk menindaklanjuti atensi Kapolri, Kapolrestabes Surabaya memerintahkan kepada kami untuk memonitoring dan pengawasan terhadap informasi kelangkaan dan kenaikan obat terkait kebutuhan di masa pandemi Covid-19," kata Daniel, Selasa 6 Juli 2021.

Daniel menyebutkan, ada 15 apotek yang telah disidak para personelnya. Ada tim khusus (timsus) dari Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang diterjunkan dalam sidak tersebut.

Daniel mengungkapkan, tak ada temuan alias nihil. Menurutnya, harga di apotek-apotek masih stabil kendati banyak stok obat Covid-19 yang kosong.

"Sejak bulan lalu, banyak stok (obat Covid-19) yang sudah habis dan tidak ada temuan (pelanggaran)," ujarnya.

Data yang diperoleh AyoSurabaya.com menyebutkan, harga sejumlah obat-obatan untuk Covid-19 dan beragam obat penunjang lainnya masih dalam taraf yang relatif normal. Meskipun kini sukar diperoleh di sejumlah apotek di kota pahlawan.

Sejumlah obat yang kosong pada sejumlah apotek di Surabaya mulai dari Invermax, Ivermectin, Fafipravir, Remdesivir, Oseltamivir, Intravenous Immunoglobulin, Tocilizumab, hingga Azitromycin. Harga yang ditemtukan pun masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) beragam, mulai Rp 40.000 sampai Rp 270.000 per stripnya.

"Hasilnya tidak ada temuan (peningkatan harga dan penimbunan), semua apotek menjual sesuai HET apabila barangnya ada," tuturnya. ( Praditya )

Artikel Asli