Euro 2020: Efek Morata, Spanyol Gagal Tembus Final

Nasional | ayosemarang | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 05:36
Euro 2020: Efek Morata, Spanyol Gagal Tembus Final

LONDON, AYOSEMARANG.COM Alvaro Morata menjadi pahlawan sekaligus menjadi biang tim Spanyol setelah tersingkir di fase semifinal lawan Italia.

Timnas Spanyol gagal memenuhi ambisi lolos ke final Euro 2020 (Piala Eropa 2020) setelah di semifinal kalah 2-4 lewat drama adu penalti lawan Italia.

Pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, London, Rabu 7 Juli 2021 tersebut dalam waktu normal 90 menit berakhir dengan skor 1-1.

Spanyol sebenarnya tampil trengginas dengan menguasai seluruh lini. Dikomandoi Sergio Bosquets, lini tengah Spanyol mendominasi permainan ball possession 73 berbanding 37 persen.

Namun, serangan demi serangan di babak pertama gagal menjadi gol karena lemahnya finishing touch. Pertandingan tanpa gol menutup 45 menit pertama.

Memasuki babak kedua, pelatih Italia Roberto Mancini mencoba strategi baru dengan lebih menekan pertahanan Spanyol. Tekanan dari Spanyol lewat pressing atas ini membuat Italia hanya bisa bertahan dan sesekali melancarkan counter attack berbahaya.

Peluang lewat counter attack akhirnya membuahkan hasil. Spanyol tertinggal terlebih dulu melalui kaki Chiesa pada menit ke-60. Proses gol itu ber ula dari skema counter attack yang disusun kiper Italia, Gianluigi Donarumma.

Bola dari tangan Donarumma dioper ke lini tengah Italia untuk kemudian membuat lini belakang Spanyol panik. Bola berhasil dihalau kiper Spanyol, Unai Simon.

Namun, Chiesa dengan tenang berhasil menaklukkan Unai Simon lewat tendangan melengkungnya dan membuat Italia unggul pada menit ke-60

Usai tertinggal 1-0, pelatih Spanyol Luis Enrique memasukkan striker Alvaro Morata pada menit ke-61 menggantikan Ferran Torres. Masuknya Morata menjadi angin segar lini serang Spanyol.

Berulang kali Morata membahayakan pertahanan Italia yang dikomandoi Chiellini dan Bonucci. Kedua pemain ini dengan ketat menjaga pergerakan Morata.

Pada menit ke-80, Morata berhasil melepaskan kawalan Bonucci dan Chiellini lewat permainan satu-dua. Dengan tenang, Morata mengecoh pergerakan Donarumma yang bergerak ke kiri, sedangkan Morata menceploskan bola ke sisi kanan Donarumma.

Gol Morata ini disambut antusias pendukung Spanyol yang memenuhi Wembley. Morata menjadi pahlawakan Spanyol untuk memaksa extratime setelah bermain imbang 1-1 hingga 90 menit.

Di babak extratime 2x15 menit, skor tak berubah. Akhirnya untuk menentukan pemenang, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Di sini, kiper Donnaruma lebih siap mental menghadapi para algojo Spanyol. Algojo Spanyol pertama, Darni Almo gagal mencetak skor usai tendangannya melambung di atas mista gawarng Donnarumma.

Ketenangan Donarumma kembali diperlihatkan saat berhadapan dengan sang pahlawan Spanyol di babak kedua, Alvaro Morata. Tendangan pelan Morata ke arah kiri Donarumma berhasil dibaca.

Kegagalan eksekusi penalti Morata ini menjadi biang kekalahan Spanyol melaju ke final Euro 2020. Adapun Italia hanya satu penendang yang gagal yaitu Manuel Locatelli. Jorginho menjadi pahlawan kemenangan timnya lewat adu penalti.

Artikel Asli